Ilustrasi pemimpin yang arogan / net

Arogan, Kepala UPTD Puskesmas Pengaringan Diadukan Puluhan Stafnya Ke DPRD OKU

OKU, beritakite.com – Tak tahan dengan perilaku atasan mereka, puluhan pegawai UPTD Puskesmas Pengaringan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengadukan nasib dan permasalahan mereka ke Komisi III DPRD OKU.

Pengaduan mereka tersebut disebabkan oleh arogansi dan sikap otoriter Kepala UPTD Puskesmas Pengaringan Azwari, S.KM., MM., sehingga staf Puskesmas tidak tahan dengan kepemimpinan kepala Puskesmas mereka, hal itu disampaikan oleh Emilia Kontesa, S.KM Kasubag TU UPTD Puskesmas Pengaringan yang mendatangi kantor DPRD OKU bersama rekan-rekannya, Senin (20/7/2020).

“Kami seluruh staf ingin pemimpin yang baru kami butuh penyegaran, Kepala Puskesmas yang ada saat ini tidak bisa di jadikan contoh atau panutan bagi seluruh staf puskesmas,” ujar Emilia.

Menurut Emilia karena sudah lama menjabat, Kepala Puskesmas mereka saat ini menjadi arogan dan otoriter.

“Mungkin efek terlalu lama menjabat, sudah lebih kurang 9 tahun dia menjabat Kepala UPTD Puskesmas Pengaringan,” tambahnya.

Surat pernyataan staf UPTD Puskesmas Pengaringan

Berdasarkan surat pernyataan yang telah ditandatangani 43 staf UPTD Puskesmas dan dibawa oleh para staf yang mendatangi DPRD OKU tersebut, para staf merasa selama ini Kepala UPTD Puskesmas Pengaringan selalu meresahkan seluruh staf Puskesmas Pengaringan serta selalu otoriter dalam bersikap tanpa menghiraukan pendapat staf Puskesmas

Menurut mereka hal tersebut disebabkan karena yang bersangkutan sudah menyalahgunakan jabatan sebagai kepala UPTD Puskesmas Pengaringan sehingga bersikap semena-mena (tidak menghiraukan aturan ASN) dan tidak bisa memberikan contoh yang baik terhadap staf Puskesmas Pengaringan.

Dalam surat tersebut juga disampaikan bahwa seluruh staf Puskesmas pengaringan tidak setuju serta tidak tahan lagi dipimpin oleh Azwari dan seluruh staf menyatakan siap memberikan penjelasan yang sebenar-benarnya.

Terkait penyampaian aspirasi tersebut, anggota Komisi III DPRD OKU H. Adip Kailani menyampaikan bahwa pihaknya tadinya ingin melayangkan panggilan ke Dinas Kesehatan, namun karena bertepatan dengan Rapat Dengar Pendapat dengan Dinkes, maka hal tersebut langsung dibahas.

“Kami minta kepada Dinas Kesehatan untuk menyelesaikan kasus ini karena sudah tidak ada keharmonisan antara pimpinan dan bawahan,” tegas legislator asal Partai Keadilan Sejahtera itu.

Terpisah Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten OKU Rozali, S.KM., saat dikonfirmasi terkait pengaduan staf UPTD Puskesmas Pengaringan tersebut menyampaikan bahwa dirinya akan melaporkan terlebih dahulu masalah itu ke Kepala Dinas Kesehatan.

“Kita lapor dulu ke Kadin besok,” ujar Rozali singkat. (bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

4 + 9 =

Berita Populer