Berita Sumsel Kriminal
Berita Sumsel Kriminal

Arwin, Pelaku Penganiayaan Dicangking Polisi

Berita Sumsel – Musi Rawas, ‎Akibat dipukul dengan gagang senjata api rakitan (Senpira), petani asal Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), melaporkan rekannya sendiri ke Polisi. Menindaklanjuti kasus penganiayaan tersebut, Rabu (13/4) sekitar pukul 01.33 WIB, polisi menciduk pelaku yang diketahui sebagai Arwin Bin Hasan (43), warga Dusun IV Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan dari kediamanya tanpa perlawanan.

\r\n

Korban, Deli (39) warga Desa Semangus, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura menuding, pelaku merupakan preman yang sering kali melakukan pemerasan dan menakut-nakuti korbannya dengan Senpira. Bahkan tak jarang warga mendengar aksi koboi Arwin yang melepaskan tembakan tanpa alasan.

\r\n

Awalnya cekcok korban dan pelaku dimulai dari tudingan Arwin kepada Deli yang menghilangkan mobil cary miliknya karena tertangkap dan disita polisi lantara menjadi barang bukti. Selasa (12/4) sekitar pukul 12.00 WIB, pelaku mendatangi korban dan menuntut ganti rugi.

\r\n

“Awalnyo masalah itulah pak, utang piutang. Terus dio pergi nagih jugo ke kawan-kawan yang lain, banyak jugo yang disangkonyo ngilangke mobil,” ucap korban kepada petugas kepolisian. Tak mau ambil pusing, korban mendiamkan saja tudingan pelaku.

\r\n

Selang beberapa jam sekitar pukul 14.23 WIB, pelaku kembali lagi menghampiri Deli di kediamanya. Niat pelaku tetap mau menagih hutang kepada korban, karena tidak terima atas jawaban korban pelaku langsung naik pitam dan mengeluarkan Senpira yang diselipkan dibawah pinggang lalu mengacam korban. “Dio ngancam nak nembak, pistol itu langsung di pukulke ke arah kepala aku duo kali, sampai bedarah ,” ucap korban yang mengaku masih diancam setelah dianiaya Arwin. Melihat kondisi korban yang ketakutan, akhirnya pelaku meninggalkan lokasi dan pulang kerumahnya.

\r\n

Tidak terima atas ulah pelaku, setelah mendapat perawatan di pusat kesehatan terdekat korban langsung melaporkan aksi koboi pelaku kepihak kepolisian dengan nomor Lp/ B-109/ XII/ 2015 Tgl 11 Desember 2015‎, untuk ditindaklanjuti.

\r\n

Kapolres Mura AKBP Herwansyah Saidi melalui Kapolsek Muara Lakitan AKP Armansyah menuturkan, setelah mendapat laporan korban timnya mulai melakukan pelacakan guna mengetahui posisi ‎pelaku. Karena situasi dianggap cukup rawan karena pelaku memiliki Senpi, Polsek Muara Lakitan melakukan. Penyerapan pada dini hari.

\r\n

“Kita dobrak rumahnya, pelakunya sedang tertidur langsung kita tangkap. Kami juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu pucuk Senpira isi 6 peluru dan peluru kaliber 32 sebanyak 29 butir,” ungkapnya.

\r\n

Setelah diintrogasi, pihak kepolisian langsung menetapkan Arwin sebagai tersangka atas aksi koboinya di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan dua laporan sekaligus. Selain terlibat kasus penganiayaan, tersangka juga diketahui juga terlibat dalam aksi penembakan di estate Gunung Bais.

\r\n

“Tersangka mengaku mendapat Senpira hasil temuan di pinggir Jalan sedangkan pelurunya dia beli Rp1,5 juta isi 50 butir dari rekannya. Semuanya akan kami kembangkan kemungkinan besar tersangka terlibat dalam aksi kriminalitas lainnya,” ungkapnya.

\r\n

Hasil penyelidikan, tersangka sudah melakukan aksi koboi beberapa kali dengan melepaskan tembakan sebanyak 19 kali di dua tiga lokasi berbeda. “Kami juga akan melakukan razia dan sweeping karena banyak beredar Senpira di wilayah Lakitan. Untuk selanjutnya tersangka kami proses sesuai prosedur yang berlaku pasal 170 KUHP dan UU darurat,” tutupnya. (fr)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

twelve − two =

Berita Populer