ASATI Dorong Explorasi Geopark Metarmof Pulau Bangka Sebagai Destinasi Masa Depan

JAKARTA, beritakite.com – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiaai Sales Travel Indonesia (ASATI) telah berlangsung di Sahid hotel Bangka provinsi Bangka Belitung yang dibuka langsung oleh Kadisparbud Provinsi Bangka-Belitung, ” akan memberikan nilai plus bagi Bangka.

karena dengan adanya Rakernas ASATI ini secara tidak langsung akan mengeksplorasi tempat-tempat wisata yang ada di Bangka,” ungkap Drs. Rivai. Dilanjutkan sambutan ketua DPD GIPI Babel, ”Dengan tema explorasi destinasi lokal, maka peran SDM lokal perlu ditingkatkan agar wisatawan yang berkunjung dapat menikmati potensi wisata unggulan suatu daerah terutama kepulauan Bangka dan Belitung.” ungkap Djohan Riduan Hasan.

Rakernas berlangsung 16-17 Juli 2019 dihadiri 12 perwakilan DPD dan Chairman International Halal Indonesia (Global Halal) juga Country Representative dari Muslim Friendly Halal Excellence (MFHE), bapak Eddy Iskandar, PhD yang beranggotakan 7 negara (Jepang, Korea, Taiwan, Hongkong, Thiongkok, Malaysia dan Indonesia).

Rakernas dilajut dengan Familinization trip dengan mengunjungi object-object wisata ungulan sepert pantai Tanjung Pesona, Pantai Tongaci ‘De Locomotief’, Puri Tri Agung (merupakan tempat ibadah bagi umat dari tiga agama yaitu Budha, Kong Hu Cu dan Taoisme). Dan Parai Beach Resort & Spa.

Kami hadir untuk melihat langsung keindahan pulau Bangka, kemudian membuat produk dan akan dijual secara offline (antara anggota) dan online (Digital Market Place dan platform) yang telah kami sediakan dengan harapan wisatawan dapat hadir ke Pulau Bangka. Dengan begitu akan mendatangkan devisa serta penghasilan bagi masyarakat disini,” jelas ketua umum ASATI, M. Syukri Machmud kepada awak media Kamis (08/09/2019) di Jakarta.

Malamnya ada jamuan dalam acara ramah tamah dirumah kediaman Wakil Bupati Kabupaten Bangka. “Bangka merupakan salah satu tujuan wisata yang teraman didunia. Karena Bangka tidak termasuk dalam lintasan lempengan yang berpotensi terjadi gempa dan untuk segi keamanan masih bagus dibandingkan dengan daerah lainnya.” Ungkap Syahbudin dalam kata sambutannya.
Banyak sekali pariwisata di Bangka yang dapat dipromosikan, seperti wisata religi, wisata bahari dan wisata kuliner. “Dan satu lagi tempat wisata yang saat ini masih belum tereksplorasi adalah taman batu metarmof yang ada di Desa Pejem. Menurut peneliti dari UGM usia batu tersebut kurang lebih 247 juta tahun yang lalu, ini nantinya akan kami kembangkan menjadi wisata geopark,” lanjut Wakil Bupati kabupaten Bangka, Syahbudin.

Dengan kedatangan rombongan ASATI ke Bangka, bertujuan membantu mewujudkan Gerbang Kota yang telah menjadi salah satu visi misi Bangka, “Setara”. “Selain itu Pulau Bangka mempunyai potensi wisata yang lengkap, baik dari segi wisata laut, alam, budaya, kuliner maupun religi”. Ungkap Yuna Ekowati Lukman, Ketua DPD ASATI Babel disela makan malam tersebut. “Geopark metarmof yang ada di Desa Pejem, adalah tugas kami yang akan bekerja sama dengan Pemkab Bangka untuk mengemas, melebel dan mempromosikan ke dalam maupun luar negeri”. Tuntas Yuna serius. (@yfi)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

13 + fourteen =

Berita Populer

Terbaru