Banyak Lakalantas, FMPL Apresiasi Operasi Simpatik Satlantas Lahat

LAHAT (01/3/2017)- Banyaknya kecelakaan lalu lintas(lakalantas) diwilayah hukum kepolisian resort Lahat(polrest) beberapa bulan ini mendapat sorotan serius dari berbagai pengamat musim ini.Betapa tidak dalam sepekan terakhir saja kurang lebih 3 insiden kecelakaan yang terjadi diberbagai wilayah dikabupaten Lahat khususnya di Merapi Area.

Banyak hal yang memicu terjaďinya lakalantas tersebut,diantaranya banyaknya pengendara yang tidak mematuhi aturan berlalu lintas serta minimnya pengendara yang memakai helm saat berkendara sehingga saat terjadi kecelakaan banyak pengendara R2 yang meninggal dunia” tutur Mailan Spd selaku pengamat lingkungan” saat dibincangi oleh kontributor media ini.

Sementara itu ketua Forum Masyarakat Peduli Lingkungan(DPP FMPL) kab.Lahat Miguansyah.Spd.I menjelaskan,sangat mengapresiasi rencana Operasi Simpatik Korsp Satlantas Polrest Lahat hal ini menurut Dia bisa mengurangi angka lakalantas yang ada serta dapat meminimalisir curas kendaraan bermotor.

Kendati demikian Miguansyah berharap dengan Operasi Simpatik ini masyarakat lebih paham tentang aturan berkendara yang benar,tentunya dengan sosialisasi oleh satlantas,binmas polrest Lahat akan berdampak positif juga terhadap masyarakat” tutur nya berharap”

Hanya saja,lebih jelas Miguansyah yang juga Kabid Advokasi dan Regulasi IGI Kab.Lahat ini sedikit mengkritisi kinerja Polres Lahat, khusus Pol lantas saat bertugas dilapangan(pos jaga) masih ada oknom pol lantas yang nakal saat bertugas.Bukan sedikit pol lantas yang kerap menilang tanpa disertai Surat Perintah Tugas(SPT),bahkan ada petugas yang mengejar-ngejar pengendara hingga pengendara tersebut jatuh,sangat ironis bukan,padahal sudah sangat jelas dalam pasal 15 PPRI NO 80 Tahun 2012 Pol Lantas yang menilang/razia baik secara berkala maupun insidensial harus dilengkapi dengan SPT bukan seperti mengejar maling.

Kendati demikian pengamat lingkungan ini yakin dengan Operasi simpatik yang akan datang baik polisi maupun masyarakat akan mengerti tentang regulasi yang ada,” tutupnya tegas. (Mig)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

16 − 12 =