Benda Mirip Bom Ditemukan Depan Gereja Bireuen Aceh

Benda Mirip Bom Ditemukan di Depan salah satu Gereja Bireuen Aceh

Benda Mirip Bom Ditemukan di Depan salah satu Gereja Bireuen Aceh

\r\n\r\nBenda Mirip Bom Hebohkan Bireuen Aceh\r\n\r\nHB, BIREUEN ACEH – Pasca demo Ahok di Jakarta, ada pihak-pihak yang mencoba memancing di air keruh atau juga sebuah bentuk teror di Aceh sekarang ini, buktinya, setelah terjadi ancaman bom sebuah Vihara di Lhokseumawe, Minggu (6/11), kini giliran sebuah gereja kecil di Bireuen, Senin (7/11), yang dilakukan.\r\nSetelah diperiksa benda tersebut bukanlah benar-benar sebuah bom berbahaya, melainkan sebuah benda yang sengaja dibuat persis benda berbahaya tersebut.\r\n“Masyarakat Bireuen, umumnya Aceh, diketahui belum pernah terjadi konflik agama, karena orang Aceh sangat toleransi dan aksi ini kami duga dilakukan pihak-pihak tertentu mencoba memancing-mancing suasana Aceh yang sedang kondusif, maka saya ajak masyarakat jangan pernah terpancing hal murahan seperti ini, dan saya yakin juga orang Aceh tidak akan terpancing hal-hal begini,” kata Kapolres Bireuen, AKBP Heru Novanto, kepada Wartawan.\r\nMenurutnya, temuan benda mirip bom tersebut di diduga diletakkan OTK tersebut, awalnya dilihat Serda Konindo Samosir, anggota Kodim Bireuen, yang melintas jalan di depan sebuah gereja kecil yang juga didalamnya ada sebuah sekolah methodis untuk mengantar anaknya ke sekolah.\r\nKemudian setelah beberapa menit kemudian melintas, Bribka Herman anggota Polres untuk pergi ke kantor mengikuti apel.\r\nLalu Bribka Herman menghubungi kasat IK dan Kabag Ops. “Tidak lama lokasi langsung bisa diamankan, termasuk benda yang awalnya diduga bom yang berbentuk tabung diameter 15 cm, panjang kira-kira 30 cm, dibalut dengan lakban coklat, ada terlihat antena dan kabel, ” kata dia.\r\nKemudian menghubungi Tim Jibom Jeulikat, Lhokseumawe, tidak lama barang yang diduga bom tersebut, langsung diamankan. “Info terakhir kami terima, dalam benda yang dikira bom dibalut dengan kardus tersebut setelah dibuka isinya, antara lain, dua buah batu sungai, toples kaca, celengan plastik mirip buah nenas, kabel kuning dan hitam serta satu antena mobil,” urai Kapolres Bireuen.\r\nDia berharap, diimbau kepada warga Bireuen jangan terpancing dengan hal-hal yang belum jelas. (amh)\r\n\r\n 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

eleven + 2 =