Bupati Wari : Lahat Koleksi Air Terjun Setinggi 300 Meter

Satu Lokasi Terdapat 3 air terjun\r\n\r\n

Air terjun Panggar besi memiliki ketinggian 300 meter berada di Tanjungsakti, Kabupaten Lahat, Sumsel

Air terjun Panggarbesi memiliki ketinggian 300 meter berada di Tanjungsakti, Kabupaten Lahat, Sumsel

\r\n\r\nHB, LAHAT- Koleksi wisata di Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan,  cukup banyak terutama air terjun dengan ketinggian 300 meter dengan lebar tiga meter berlokasi di Dusun Gunung Kembang, Kecamatan Tajungsakti Pumi, dan merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia.\r\nPenelusuran beritakite.com, kawasan air terjun ini masih cukup alami belum pernah dijamah manusia, karena kondisi hutan masih lebat dan udara sekitar masih terasa cukup segar, hanya saja yang cukup terasa bau belerang karena sungai tersebut merupakan salah satu muara dari Gunung Api Dempo.\r\n”Sebetulnya ada tiga air terjun yang ada di daeran ini yaitu air terjun Bebang Terampai 300 meter, Curup Pagarbesi 120 meter dan Curup Bengang setinggi 100 meter di daerah Desa Gunung Kembang, Kecamatan Tanjungsakti, Kabupaten Lahat,” kata Bupati Lahat, H Syaifudin Aswari Riva’i.\r\nMenurut dia, selama ini air terjun ini jarang sekali didatangi masyarakat setempat selain jalan cukup terjal juga harus melalui jalur sungai yang merupakan salah satu aliran lahar Gunung Api Dempo, dengan di penuhi bebatuan besar dan arus deras.\r\n”Ketika memasuki kawasan aliran sungai tersebut aroma belerang sangat kental di penciuman jarak 10 meter dari kawasan sungai, memang sudah cukup banyak ditemukan air terjun, tetapi yang paling indah yang pernah kami lihat baru air terjun ini,” ungkapnya.\r\nKemudian ketiga air terjun ini berada di satu jalur sungai namun letaknya saja berbeda, semakin dekat dengan daerah Gunung Dempo tentunya semakin tinggi kondisinya.\r\n”Warga menyebutnya Curub Embun, sebab air terjun yang jatuh kepermukaan menghasilkan embun akibat pantulan dari dasar air berbentu danau berukuran 30 meter lebar lima meter, dan uniknya tepat disamping air terjun terdapat gua dengan lebar mulut gua berkisar tiga meter dan kalau kedalaman tidak tahu,” ungkap dia lagi.\r\nDia mengatakan, memang baru kali ini datang ke lokasi air terjun untuk memantau berbagai objek wisata di Lahat yang laik jual.\r\nWari mengatakan keindahan pesona alam ini cukup luar biasa apalagi melihat air yang jatuh berwarna putih mengempas ke permukaan bebatuan cukup tinggi sehingga menimbulkan embun dan percikan yang begitu terasa sangat dingin jika menyentuh badan.\r\n”Saya beri nama air terjun Curub Embun Panggarbesi, karean disesuikan dengan puyang yang ada di daerah Tajungsakti, tentunya penemuan ini cukup luar bisa apalagi merupakan salah satu air terjun tertinggi di Indonesia,” ungkapnya.\r\nKeunikan lain, kata dia, disepajang sungai menuju lokasi air terjun juga dapat pula puluhan air terjun ukuran kecil yang mengelilingi sepanjang sekitar dua kilometer tersebut.\r\n”Kita harus jaga hutan agar tetap lestari dan tetap terjaga ekosistem termasuk keberadaan hutannya,” ungkapnya.\r\nIa menambahkan, memang untuk membuka mata orang tentang kekayaan Kabupaten Lahat, harus banyak promosi termasuk melalui penjelajahan wisata ini, seperti bukit Jempol di Kecamatan Merapi, megalit di Kecamatan Gumay dan air terjun tertinggi di Sumsel di Tanjungsakti.\r\n”Kalau tidak kita promosikan bagaimana orang di luar Lahat akan mengetahuinya, padahal ini merupakan kekayaan alam Lahat yang luar biasa,” ungkapnya. (and)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

2 × three =

Berita Populer