Kasat Reskrim Polres OKU saat memberikan penyuluhan di SMA Negeri 4 OKU

Cegah Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak, Kasat Reskrim Roadshow Ke Sejumlah Sekolah

OKU, beritakite.com – Kasat Reskrim Polres OKU AKP. Alex Andrian sejak Senin (05/08/2019) memberikan materi penyuluhan pencegahan terjadinya kekerasan terhadap anak dan warga sekolah yang digelar Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di sejumlah SMA di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU).

Dalam kesempatan tersebut Kasat reskrim meminta agar  kekerasan dalam dunia pendidikan harus dicegah dan  dihilangkan dan harus dicegah jangan sampai terjadi.

Dikatakan Alex, kasus kekerasan dalam dunian pendidikannsudah membawa korban pelajar bahkan sampai meninggak dunia hal ini telah terjadi beberaoa waktu yang lalu di Kota Palembang,

“Untuk itu hal semacam ini harus dievaluasi, karena kalau sudah terjadi korban pasti akan ada yang bertanggung jawab, tak hanya sekolah tapi juga oknum yang berbuat dan terlibat, untuk menunjukan disiplin tidak dengan kekerasan,” jelasnya.

Dalam kegiatan yang dikuti oleh puluhan pelajar ini Kasat Reskrim Polres OKU juga memberikan edukasi tentang pengaruh kemajuan teknologi saat ini dimana para anak-anak sudah bisa memegabg gadget, diaebutnya kekerasan seksual yang terjadi selama ini juga karena terdampak dari akses media internet yang berisi video atau content yang berbau pornografi.

Menyikapi ini, jangan sampai terjadi. Apapun jenis kekerasan itu harus dijauhi. Apakah itu kekerasan melalui perkataan atau kekerasan fisik. Media sosial juga harus digunakan dengan tepat. Karena kalau salah guna bisa berakibat dijerat tindak pidana. Seperti menghina orang lain di dunia maya, menyebar berita hoaks dan lainya,” tukasnya.

Kabid Perlindungan dan Pencehahan kekerasan tethadap Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Kabupaten OKU, Jhoni Afriadi mengatakan perlu diberikan edukasi kepada pelajar untuk mencegah supaya jangan sampai terjadi kekerasan di sekolah. “Tujuan kegiatan ini untuk mengedukasi dan mencegah terjadinya kasus kekerasan terhadap anak-anak,” katanya.

Dikatakan Joni kegiatan ini telah dilakukan dibeberapa sekolah yang ada di OKU Seperti di SMAN 1, SMAN 3, SMAN 4, SMAN 5, dan sekolah lainnya. “Semoga dengan adanya penyuluhan ini dapat memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat khususnya kepada para anak-anak tentang terwujudnya pemenuhan hak perempuan dan anak,” harapnya.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

9 − 8 =

Berita Populer

Terbaru