Debat Perdana KPU, Aswari-Irwansyah Berbagi Tugas

Palembang, Cagub Sumsel Aswari Rivai dan Cawagub Sumsel Muhammad Irwansyah memasuki tahapan debat perdana. Keduanya mengaku telah mempersiapkan strategi dalam menghadapi debat resmi yang bakal digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Novotel, Palembang, Sumatera Selatan pada Rabu (14/3) malam.

Debat perdana ini akan disiarkan langsung oleh Stasiun Televisi Republik Indonesia (TVRI) dengan tema debat publik perdana yang mengangkat isu reformasi birokrasi, penuntasan persoalan politik, ekonomi serta infrastruktur itu merupakan fokus kinerja keduanya dalam membangun Sumatera Selatan yang lebih baik.

Irwansyah yang juga mantan Wali Kota Pangkalpinang ini menyebutkan dirinya dan Aswari akan berbagi tugas dalam pemaparan visi dan misi serta tanya jawab mengenai masing-masing fokus debat. Aswari katanya akan memaparkan langkah reformasi birokrasi dan politik, sedangkan dirinya bertugas menyajikan solusi atas permasalahan ekonomi serta infrastruktur Sumatera Selatan saat ini.

“Kami sudah belajar langsung dari masyarakat, melihat permasalahan nyata dan apa yang sebenar-benarnya dibutuhkan warga Sumatera Selatan. Kami lihat masih banyak kesenjangan dan kurangnya kesempatan bagi warga di lapisan bawah, reformasi harus dilakukan,” ungkapnya Rabu (14/3) pagi.

Sementara itu, untuk mengentaskan kesenjangan ekonomi disampaikannya dapat dilakukan lewat pembinaan kewirausahaan, OK OCE Kito. Serupa dengan program unggulan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahudin Uno, pengembangan ekonomi sekaligus penyediaan lapangan kerja dimulai dari lapisan bawah.

“Pengembangan UKM (Usaha Kecil dan Menengah) menjadi jawaban atas persoalan ekonomi dan pengangguran. Kita ingin pemuda Sumatera Selatan membangun kampung halaman, bukan hijrah ke Jakarta untuk bekerja,” ungkapnya.

Lanjutnya, debat dinilai Aswari sebagai ruang bagi masing-masing kandidat untuk memaparkan visi dan misi sekaligus mengenalkan diri kepada masyarakat. Sehingga diharapkannya debat dapat menjadi ajang edukasi bagi masyarakat, bukan justru saling menjatuhkan.

“Debat diharapkan dapat menjadi ruang bagi para kandidat beradu gagasan, visi dan misi untuk membangun Sumatera Selatan yang lebih baik dan sejahtera. Kami sudah siap, bukan untuk mengungguli tapi membuka hati untuk bekerja dan mengabdi,” ungkapnya. (PR)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

three × five =