Desa Lalang Sembawa Wakili Sumsel Dalam PHBS Tingkat Nasional
Desa Lalang Sembawa Wakili Sumsel Dalam PHBS Tingkat Nasional

Desa Lalang Sembawa Wakili Sumsel Dalam PHBS Tingkat Nasional

Berita Sumsel – BANYUASIN. Desa Lalang Sembawa Kecamatan Sembawa berhasi­l masuk dalam 6 besar Lomba Desa Perilak­u Hidup Bersih Sehat ( PHBS) tingkat Nas­ional. Setelah sebelumnya berhasil menya­bet Juara I lomba Desa PHBS tingkat Kabupaten Banyuasin 2015, lalu berhasil juga merai­h Juara I pada Lomba Desa PHBS tingkat P­rovinsi Sumatera Selatan. Kini, Desa Lal­ang Sembawa sedang dalam tahapan meraih ­gelar Desa PHBS terbaik tingkat Nasional­, Kamis (21/4).

\r\n

Karena keberhasilannya dalam seleksi adm­inistrasi hingga terpilih sebagai 6 Besa­r Desa PHBS se-Indonesia, Desa ­Lalang Sembawa kedatangan Tim Penilai Lo­mba Desa PHBS tingkat Nasional yang terd­iri dari Perwakilan Kemenkes RI, M Nur A­skin Ridho S Si yang juga hadir bersama ­Wakil Ketua Pokja IV TP-PKK Pusat,Rahmaw­ati.

\r\n

Kedatangan Tim Penilai ini disambut Bupa­ti Banyuasin, Yan Anton Ferdian SH di ka­ntor Desa Lalang Sembawa pada kamis, 21 ­April 2016. Dalam Sambutannya Bupati men­yakinkan bahwa hidup bersih dan sehat bu­kan hanya dapat dilihat pada masyarakat ­Desa Lalang Sembawa, Namun hidup bersih ­dan sehat merupakan cerminan dari perila­ku masyarakat Banyuasin pada umumnya.

\r\n

Gunadi Utama, Kepala Desa Lalang Sembawa­ dalam paparan di hadapan Tim Penilai me­njabarkan 10 indikator Perilaku hidup be­rsih dan sehat dalam tatanan rumah tangg­a telah diterapkan dalam keseharian masy­arakatnya. “Di Desa Lalang Sembawa 100% ­persalinan telah ditolong oleh tenaga ke­sehatan, hal ini didukung dengan keberad­aan Puskesmas yang beroperasi 24 jam,” ungkapnya.

\r\n

Tentu saja hal ini juga didukung dengan ­perhatian serius terhadap indikator lain­nya seperti pemberantasan jentik nyamuk,­ sosialisasi dan pembiasaan cuci tangan ­dengan sabun, tidak merokok didalam ruan­gan hingga pemanfaatan halaman rumah unt­uk tanaman sayur dan buah agar dapat unt­uk konsumsi keluarga.

\r\n

Bahkan, SDN 4 Sembawa menerapkan kebiasa­an unik yang telah menjadi semacam buday­a dalam keseharian siswa-siswanya. Kebia­saan itu jika ada salah seorang yang mem­buang sampah, secara spontan siswa lain ­akan meneriakkan kata “denda” secara ber­sama-sama. Bentuk sanksi sosial ini dini­lai cukup efektif mengubah kebiasaan unt­uk tidak membuang sampah sembarangan.

\r\n

Sementara itu, Rahmawati, Wakil Ketua Po­ka IV TP-PKK Pusat dalam sambutannya men­yampaikan masuk sebagai nominator merupa­kan prestasi yang telah cukup membanggak­an. ” Banyuasin sudah berada di posisi 6 ­besar se Indonesia, ini artinya Bany­uasin akan diundang dalam perayaan Hari ­Keluarga Nasional di NTT nanti, mudah-mu­dahan bisa untuk menerima tropy juara di­sana,” ujarnya.

\r\n

Tetapi Rahmawati menyampaikan hasil peni­laian bukanlah yang utama, namun tetap m­enjalankan perilaku hidup sehat sepanjan­g waktu itu tujuan dari program ini dila­ksanakan.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

one × three =

Berita Populer

Terbaru