Direktur Yayasan Jam'iyah Al-Amanah Al-Insaniyah Ustd. H. Amin Rahman, Lc, MH al-hafidz bersama tokoh masyarakat Desa Toman Sunardi dalam Peletakan Batu pertama

Desa Toman Mendapat Bantuan Pembangunan 2 Masjid Dari Yayasan Jam’iyah Al Amanah Al Insaniyah Indonesia

MUBA, beritakite.com — Masyarakat Desa Toman Kecamatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin turut berbahagia mendapat bantuan 2 paket Masjid terletak di Toman Sari dan KM 2 Desa Toman dari Yayasan Jam’iyah Al Amanah Al Insaniyah Indonesia (perwakilan dari timur tengah) sekaligus peletakan batu pertama dimulai pukul 14:00 WIB sampai selesai adapun acara seremonial tersebut ditempatkan di Tanah milik Sunardi, Minggu (17/11/2019).

Masyarakat Desa Toman turut menghadiri peletakan batu pertama pembangunan masjid

Masjid dengan nama Hisshah Nayif Al-farraj Al-Zhafiri tersebut cikal bakal ikon Toman Sari sebagaian bangunan Rumah Tahfid Qur’an satu-satunya yang ada di kecamatan Babat Toman. Pembangunan masjid ini materialnya dari bantuan Timur Tengah melalui Yayasan Jam’iyah Al Amanah Al Insaniyah Indonesia sesuai prosedur pengajuan Bapak Sunardi kepadaUstd H. Amin Rahman, Lc. MH Alhafizh, selaku pimpinan Yayasan Jam’iyah Al Amanah Al Insaniyah Indonesia.

Bantuan tesebut dapat sambutan baik oleh Tokoh Masyarakat Desa Toman Syaprin Budin dalam sambutannya mengatakan

“Tentunya kami mungucapkan Syukur Alhamdulillah, yang mana Desa Toman saat ini dapat bantuan Yayasan Jam’iyah Al Amanah Al Insaniyah selaku penyalur donatur yaitu akan membangun sebuah Masjid dan informasi sedikit dari Saudara ini akan di bangun tahfidz Al-Qur’an dan asrama alhamdulillahirobil alamin, Dengan demikian Desa Toman sudah ada sumber-sumber untuk generasi-generasi emas yang akan datang mencetak kader-kader hafidz al-qur’an,” ungkapnya.

Ustadz Imam Irfa’i, S.Kom.I selaku ketua Panitia sekaligus Penyuluh Agama Islam Kemenag Kabupaten MUBA mengatakan “Saya ucapak ribuan terimakasih kepada Ustd H. Amin Rahman, Lc. MH Alhafizh, selaku pimpinan Yayasan Jam’iyah Al Amanah Al Insaniyah Indonesia yang telah merealisasikan bantuannya.

Ustadz Imam menceritakan keinginan ini (pewakif) terinspirasi salah satu hadits Rosul SAW tentang 3 perkara yang tak pernah putus setelah manusia meninggal dunia yaitu shodaqoh jariyah ,ilmu bermanfaat dan anak sholeh yang selalu mendoakan kedua orang tuanya.

Menurutnya sesuai petunjuk Qur’an, Allah menurunkan qur’an dan akan menjaganya. Dengan banyaknya tahfidz atau penghafal qur’an, orang yang memalsukan al qur’an akan ketahuan.

Dengan adanya orang membaca qur’an, ngrumati (menjaga) nya, insya Allah orang tersebut akan dijaga oleh Allah termasuk semua yang terlibat dalam rumah tahfidz diberi berkah dan manfaat,” tuturnya.

Ustadz Imam juga menjelaskan bahwa rumah tahfidz merupakan salah satu wadah membentuk calon orang orang sholeh, cerdas, intelektual membangun agama dan bangsa dengan baik.

Dilain pihak Direktur Yayasan Al amanah Al Insaniyah Ust.H.Amin Rahman Lc.MH.al Hafizh mengatakan yayasannya sudah banyak membangun rumah ibadah umat muslim dimulai dari tahun 2013 lalu. Termasuk mushola,Masjid, rumah yatim piatu, pondok pesantren dan lainnya. (RIM)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

15 − 13 =