Tiang listrik roboh menutup akses jalan Baturaja-Muaradua di Desa Laya

Dinilai Lamban Atasi Bencana Longsor dan Pohon Tumbang, Warga OKU Kecewa Kinerja BPBD Dan Instansi Terkait

Baturaja – Longsor, pohon dan tiang listrik tumbang melanda beberapa kawasan di Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (17/4/2021) sore.

Namun, beberapa akses jalan masih ada yang tertutup pohon dan tiang listrik. Hal ini dikeluhkan warga menyebutkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU dan dinas terkaitridak singgap menanggapi bencana yang melanda.

Seperti yang disampaikan Muslimin Jakfar salah satu warga OKU yang sangat menyayangkan kinerja BPBD OKU.

Dirinya sendiri mengalami dan menyaksikan tidak adanya gerak cepat, seperti yang terjadi di desa Laya OKU. Disana kata pemuda yang akrab disapa Mimin itu, ada tiang listirik dan pohon tumbang hingga menutupi bahu jalan. Akibatnya pengendara tidak melewati jalan tersebut sejak pukul 18.00 hingga pukul 07.00 pagi.

“Dimana letak tanggung jawab pemerintah, dan dinas-dinas terkait kalau sudah begini akses jalan menuju Baturaja Muuaradua dari sore sampai jam 7 pagi ini belum bisa dilalui akibat tiang listrik roboh, bagai mana kinerja BPBD OKU dinas terkait instansi terkait, yang lamban,”keluah Mimin, Minggu (18/4/2021) pagi.

Dirinya menilai penanganan bencana yang digalakan belum lama ini hanya simbolis saja.

“Hanya sibuk dengan karhutla tapi tidak sadar bukan karhutla bencana ini tapi longsor dan pohon tumbang,yang terjadi. Kalau tidak sanggup mundur saja jadi kepala Dinas,”tegas Mimin.

Hal senada disampaikan Anjar salah satu warga Airkarang yang mengatakan pohon tumbang di jalan Ahmad Yani juga tidak ada petugas yang mencoba menyingkirkan pohon besar itu.

“Semalam sejak sore hanya ada Polisi dan anggota TNI saja yang mengatur lalin serta memotong dahan, tidaka ada sama sekali bantuan,” ungkapnya.

Disisi lain Kepala BPBD OKU Amzar Kristofa saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon membantah pihaknya lamban penanganan bencana pohon tumbang dan longsor.

“Mohon maaf tolong dimaklumi titik lokasi kejadian banyak karena semua prioritas untuk ditangani,”kata kepala BPBD OKU Amzar.

Amzar mengaku pagi ini sudah bisa ditangani beberapa tempat yang jadi prioritas.
“Allhamdulilah dengan batuan dan kerjasama semua pihak untuk sementara dapat ditangani,”ujarnya.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

20 − twelve =