Ditertibkan, Sopir Angkutan di OKU Lakukan Aksi di DPRD

Baturaja, beritakite.com – Puluhan sopir angkutan kota (angkot) dan angkutan desa (angdes) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu menggelar aksi damai untuk menuntut keadilan terkait adanya penertiban yang dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten.

Aksi damai yang dilaksanakan pada hari Senin (2/7) di Gedung DPRD OKU tersebut diterima oleh Mulawarman anggota komisi 3 dan Yopi Syahrudin anggota komisi 1 DPRD Kabupaten OKU di ruang rapat Badan Musyawarah DPRD OKU.

Dalam penyampaian Mulyadi yang menjadi juru bicara dalam aksi tersebut menyampaikan “Kami sangat mendukung Kabupaten OKU untuk terus mendapatkan Adipura, namun jangan karena demi sebuah penghargaan lantas membunuh kami para sopir angkot ini, jika penertiban dilaksanakan mohon juga di lakukan penertiban terhadap bentor dan ojek dan dilengkapi fasilitas di terminal tipe C, serta diaktifkan lagi trayek angkutan” ujar Mulyadi.

“Kami dari hari Selasa pekan kemarin sudah di usir-usir oleh aparat, dan diharuskan ngetem di terminal tipe C, dan kami tidak dapat apa-apa disana pak, karena tidak ada penumpang disana” sambung Kasial sopir angkutan desa lainnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten OKU Amil Nelson dalam menanggapi apa yang disampaikan perwakilan sopir angkutan menyampaikan bahwa penertiban sudah sering di lakukan, yang keberatan untuk keterminal tipe C silahkan ke terminal tipe A, tujuan penertiban ini untuk menertibkan Kabupaten OKU.

“Kami belum bisa memberikan keputusan atas tuntutan yang disampaikan, karena ini melibatkan banyak pihak terkait, diantaranya Kepolisian, Kejaksaan dan TNI” ujar Kadishub

Alizon selaku koordinator aksi menyampaikan bahwa aksi kali ini merupakan respon atas penertiban yang dilakukan Dinas Perhubungan dan diikuti oleh 50 orang sopir angkutan.

“Kita yang hadir hari ini merupakan perwakilan sopir angkutan dari 3 wilayah yaitu dari Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap dan Lengkiti, serta dari Kemelak dan Spancar kami hari ini hanya menuntut hak dan keadilan bagi kami sopir angkutan ini” ujar Alizon.

Massa aksi membubarkan diri secara tertib setelah anggota DPRD OKU menjanjikan akan segera menggelar rapat kerja antara DPRD OKU dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait. (BW)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

14 − ten =

Berita Populer