Mediasi Sengketa Pilkades di Dinas PMD OKU

Dugaan Money Politic, Hasil Pilkades 4 Desa Ini Bermasalah

OKU, beritakite.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak yang baru saja usai digelar di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada 5 Maret 2020 lalu ternyata masih menyisakan kendala.

Dari 74 desa yang menggelar Pilkades serentak ternyata ada 4 desa yang hasil Pilkades nya masih bersengketa dan hasilnya belum bisa diterima oleh semua pihak.

“Ada empat desa yang bersengketa yakni,
Desa Batu Marta I, Desa Batumarta 2 Kecamatan Lubuk Raja, Desa Pagar Dewa Kecamatan Lengkiti dan Desa Belambangan Kecamatan Pengandonan dimana dalam gugatannya para penggugat menyatakan adanya money politik”, terang Kadin PMD OKU, Drs. Ahmad Firdaus, M. Si., saat dibincangi diruangan kerjanya,(16/3/2020).

Lebih lanjut Kadin menjelaskan ada tiga desa yang belum ada titik temu saat diadakan mediasi yaitu Desa Batumarta I, Desa Batumarta II dan Desa Pagar Dewa.

“Alhamdulilah sudah ada desa yang sepakat antar penggugat dan tergugat yakni desa Belambangan Kecamatan Pengandonan”, lanjut Kadin

Saat ditanya langkah apa yang akan dilakukan kepada pihak yang belum sepakat Kadin menyatakan bahwa pihak yang belum bersepakat pada hari ini akan kembali dimediasi oleh camat masing-masing, nanti setelah ada hasil mediasi akan dilakukan langkah lebih lanjut.

“Jika ada kesempatan maka masalahnya dianggap selesai, namun belum sepakat juga kami persilahkan mengambil langkah hukum,” terangnya.

Namun proses Pilkades akan tetap dijalankan sesuai dengan jadwal yang telah disepakati bersama, “Intinya kades yang terpilih akan tetap akan kita lantik, sesuai jadwal yakni 21 April mendatang, namun jika putusan Pengadilan ada yang dinyatakan pihak tergugat dinyatakan bersalah maka Kades yang sudah dilantik akan diberhentikan”, ucap Kadin.

Sementara itu Kabag Hukum Pemda OKu Yuniar Safarina, SH saat dikonfirmasi mengenai permasalahan ini menyatakan, bahwa setelah hari ini diadakan mediasi yang dilakukan diruangan Kepala PMD, dimana ada yang sudah sepakat dan ada yang belum, maka kepada pihak yang belum bersepakat akan diupayakan untuk kembali dimediasi dalam hal ini ditingkat kecamatan.

Saat ditanya apakah Kades yang terpilih akan tetap dilantik Kabag Hukum menyatakan dengan tegas kades terpilih akan tetap dilantik.

“Tetap dilantik, namun jika ada putusan lain yang menyatakan bahwa yang bersangkutan bersalah maka kades yang bersangkutan akan diberhentikan,” terangnya.(bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

nine − 7 =