Harga Cabai Merah di Pagaralam Capai Rp40.000/Kg

Harga Cabai Merah di Pagaralam Capai Rp40.000/Kg

Petani cabai Gunung Dempo saat menunjukan hasil panen

Petani cabai Gunung Dempo saat menunjukan hasil panen

\r\n\r\nHB, Pagaralam – Harga cabai merah di sejumla pasar tradisional seperti Nendagung, dan Seghepat Seghendi, melonjak tajam dari sebelumnya sekitar Rp20.000/kg naik menjadi Rp35.000 hinggs Rp40.000/kg.\r\nKenaikan ini dipicu penurunan produksi cabai dari petani, selain banyak yang dudah berakhir masa panen dan sebagian lagi alami penurunan hasil panen akibat curah hujan tinggi.\r\n”Ada sekitar 1 hektare lahan ditanami cabai, sebagian besar sudah memasuki 5 hingga tujuh kali panen, sehingga hasilnua terus mengalami penurunan,” kata Agus petani cabai Gunung Dempo, kemarin.\r\nIa mengatakan, cukup banyak petank yang tanam cabai tersebar di wilayah Kecamatan Dempo Utara Kerinjing, Dempo Tengah Plangkenidai-Jokoh dan Dempo Selatan, Bandar dan daerah Gunung Dempo.\r\nKemudian, kata Agus, Tajungpayang, Selibar, Curup Jare dan beberapa daerah lainya.\r\n”Sebagai bedar sudah habis masa panen sehingga memicu kenaikan harga hingga 30 hingga 50 persen.\r\n”Memang harga cabai di pasaran capai Rp45.000 hinggs Rp40.000/kg khusus cabai merah keriting dan mulsa,” ungkap dia.\r\nSementara Agen sayur Robet mengatakan, hasil panen patani cukup pengaruhi harga termasuk petani yang menanam cabai, sehingga dorong kenaikan harga diatas 35 persen.\r\n”Meskipun naik tidak akan terlalu lama, klau Pagaralam mulai stok menipis masuk cabai Lampung, Palembang dan Bengkulu,” ujarnya. (and)\r\n

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

nineteen + six =

Berita Populer