Indonesia Ada, Karena Keberagaman

Membahas mengenai toleransi antar umat beragama di Indonesia sudah tumbuh dan berkembang sebagai negara yang penuh dengan keragaman. Bahasa, agama, dan suku yang berbeda bukan menjadi halangan bagi masyarakat Indonesia untuk hidup berdampingan. Tidak memojokkan dan menghinakan agama lain, penulis akan memberikan sedikit pengertian mengenai wejangan yang baru-baru ini ramai menjadi perbincangan dan perdebatan di ranah media dan Republik Indonesia yang kita cintai.

Manusia merupakan makhluk individu sekaligus juga sebagai makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial manusia diwajibkan mampu berinteraksi dengan individu/manusia lain dalam rangka memenuhi kebutuhan. Dalam menjalani kehidupan sosial dalam masyarakat, seorang individu akan dihadapkan dengan kelompok-kelompok yang berbeda dengannya salah satunya adalah perbedaan kepercayaan/agama.

Kerukunan beragama di tengah keanekaragaman budaya merupakan aset dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia. Dalam perjalanan sejarah bangsa, Pancasila telah teruji sebagai alternatif yang paling tepat untuk mempersatukan masyarakat Indonesia yang sangat majemuk di bawah suatu tatanan yang inklusif dan demokratis. Sayangnya wacana mengenai Pancasila seolah lenyap seiring dengan berlangsungnya reformasi.

Berbagai macam kendala yang sering kita hadapi dalam mensukseskan kerukunan antar umat beragama di Indonesia, dari luar maupun dalam negeri kita sendiri. Namun dengan kendala tersebut warga Indonesia selalu optimis, bahwa dengan banyaknya agama yang ada di Indonesia, maka banyak pula solusi untuk menghadapi kendala-kendala tersebut. Dari berbagai pihak telah sepakat untuk mencapai tujuan kerukunan antar umat beragama di Indonesia seperti masyarakat dari berbagai golongan, pemerintah, dan organisasi-organisasi agama yang banyak berperan aktif dalam masyarakat.

Kerukunan antar umat beragama dapat diwujdkan dengan;

1. Saling tenggang rasa, saling menghargai, toleransi antar umat beragama
2. Tidak memaksakan seseorang untuk memeluk agama tertentu
3. Melaksanakan ibadah sesuai agamanya, dan
4. Mematuhi peraturan keagamaan baik dalam Agamanya maupun peraturan Negara

Terciptanya suasana yang damai dalam bermasyarakat. Toleransi antar umat Beragama meningkat. Menciptakan rasa aman bagi agama – agama minoritas dalam melaksanakan ibadahnya masing masing. Meminimalisir konflik yang terjadi yang mengatasnamakan Agama.

Namun, setiap penganut Agama memiliki kepercayaan dan keyakinan masing-masing. Indonesia tetaplah satu, sekalipun ada begitu banyak agama yang di anut warganya. Dengan hidup berdampingan dan saling menghargai akan lebih baik sekalipun Indonesia beragam agama, budaya, dan suku. Saling menghargai satu sama lain merupakan hal yang tidak terlalu sulit. Mulailah dari lingkungan sekitar kita.

Penulis: Vinna

 

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

three + four =