Investasi Pembangunan PLTA Dempo Selatan Capai Rp1,7 Triliun

Aidil Fitri mantan Ketua HIPMI Kota Pagaralam, 2010-2013

Aidil Fitri mantan Ketua HIPMI Kota Pagaralam, 2010-2013

HB, PAGARALAM – Memasuki 2016 banyak bermunculan ide-ide gila, tapi justru membawa berkah contohnya pembangunan Bendungan Lematang Rp270 miliar, Jembatan layang Lematang, Rp373 miliar dan sekarang menyusul Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), dengan nilai investasi cukup pantastis Rp1,7 triliun.\r\n”Tinggal tunggu pelaksanannya saja pembangunan pembanguan Pembakit Listrik Tenaga Air (PLTA), di Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan, Kota Pagaralam, dengan nilai investasi Rp1,7 triliun dengan kapasitas 30 mega watt (MW),” Hal diungkapkan Aidil Fitri mantan Ketua HIPMI Kota Pagaralam periode 2010-2013.\r\nMenurut dia, proyek ini sudah mulai jalan karena izin prinsip dari Gubernur Sumsel Alex Noerdin sudah keluar dengan jaminan investasi Rp69 miliar yang harus disetor dan membuat rekening bank, kalau batal maka uang yang sudah disetor itu akan hangus. “Pak Gubernur Alex Noerdin tidak mau batal PLTA ini, makanya diminta jaminan Rp69 m, batal hamgus uang itu,” kata dia.\r\nPelaksana proyek ini PT Bayu Energi Utama yang tergabung dalam Puri Group, dengan kunsultan dari Jepang, ungkap Aidil lagi.\r\nIa mengatakan, awalnya proyek ini PLTMH tapi karena kekuatannya diatas 25 MW maka harus PLTA, yang diperkirakan mampu menyuplai listrik Kota Pagaralam, Kabupaten Lahat dan Kabupaten Muara Enim.\r\n”Cukup pantastis proyek ini dan cukup besar manfaatnya bagi masyarakat Pagaralam, bisa dibayangkan belanja barang saja nilainya mencapai Rp800 miliar,” ujarnya.\r\nArtinya, kata Aidil, pembukaan lapangan kerja, batu, pasir, semen dan termasuk kayu semunha aan dibeli di Pagaralam.\r\nSementara itu Wako Pagaralam Hj Ida Fitriati mengatakan, memang ada beberapa investor yang mulai melirik Pagaralam khususnya bidang pengembangan sumber daya alam (SDA) yang ramah lingkungan.\r\n“Ada beberapa investor yang siap beinvestasi khususnya pengembangan kopi dan pembangkit listrik, khususnya dari Luar Negeri, seperti Belanda,Jepang,Italia, Jerman dan Austealia,” ungkap dia.\r\nIa mengatakan, kemudian saat ini juga Pagaralam siap membangun waduk dan irigasi untuk pembukaan 3000 hektare sawah batu di Dempo Tengah\r\n“Termasuk jembatan layang Lematang dan Indikat dengan nilai anggaran bisa mencaai Rp1 triliun, dan irigasi Lematang Rp270 miliar dikerjakan Kontraktor BUMN,” kata Ida.\r\nIa mengatakan, saat ini fokus penyelesaian jalan lingkar kota, jalan bandara dan pembebasan lahan untuk pembangunan infrastruktur.\r\n“Saya berharap.dukungan penuh dari semua elemen masyarakat agar dapar berjalan lancar,” ujar dia. \r\nUntuk mengatasi kekurangan energi listrik dan daya di tiga daerah, dua negara akan membangun PLTA, di Dusun Mingkik, Kelurahan Kance Diwe, Kecamatan Dempo Selatan, dengan kekuatan 30 mega watt.\r\nMenurut dia, ada dua negara yang sudah siap yaitu Jepang dan Italia, dengan nilai investasi cukup besar dan dengan 30 MW akan dapat menyuplai tiga daerah di aliran sungai Lematang.\r\n“Izin prinsip sudah disetujui Pemprov Sumsel, jadi tinggal pelaksanaanya saja akan dimulai 2018 mendatang,” ujar dia.\r\nIa mengatakan, PLTA ini akan mengambil sumber air dari sungai Indikat kemudian dilakukan pengeboran melalui dinding tebing Indikat diperbatasan dengan Desa Bangke,Kecamatan Kota Agung Kabupaten Lahat.\r\n“Jaringan pipa akan dialirkan ke Dusun Tanah Pilih, kemudiam ditempat tersebut dibangun pembanghkit listrik dan lokasi perlantoran,” ujar dia.\r\nIda mengatakan, pembuatan saluran sudah dimulai, oleh kontraktor Jepang dan Itali, untuk pembuatan jalur saluran air yang akan dialirkan ke pembangkit.\r\n“Kami berharap pembangunan PLTA ini bukan hanya akan mengatasi krisis listrik dan bahkan termasuk lapangan kerja bagi warga setempat,” ungkap dia.\r\nIa mengatakan, tidak ada istilah batal terkait proyek ini karena Pemprov Sumsel, sudah berani jaminkan uang Rp50 miliar, kalau batal uang tersebut jadi milik Pagaralam. (mkh/vrn)\r\n

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

20 + 4 =

Berita Populer