Ketua PWI Lahat Ishak Masroni

Ishak Masroni (Ujang) Akan Rangkul Semua Pihak di PWI Lahat

LAHAT, beritakite.com – Setelah melalui proses pemilihan Ketua PWI Kabupaten Lahat dan ditunjuk oleh PWI Provinsi Sumatera-Selatan sebagai ketua untuk periode ke depan, Ishak Masroni atau yang biasa disapa Ujang PWI mengatakan bahwa penunjukan dirinya bukanlah sebuah kemenangan pribadi. Akan tetapi sebagai langkah awal untuk kebersamaan.

“Yang jelas tentunya kita harus berterima kasih dengan semua pihak. Baik itu panitia saat gelaran konfrensi, termasuk juga bimbingan dari pihak provinsi. Kemudian dengan adanya pemilihan yang draw, konfrensi dibawa ke ranah pleno di PWI provinsi. Dengan berbagai pertimbangan, Alhamdulillah aku dipercayakan oleh provinsi. Bukan berarti aku menang, tapi ini kemenangan PWI Kabupaten Lahat. Artinya tidak ada lagi perbedaan antara kelompok A atau B. PWI tetap bersatu. Akan kita rangkul semuanya,” ucap Ujang.

Saat ditanya perihal program yang akan dijalankan Ujang menjelaskan bahwa terkait dengan program, dirinya berharap ke depan bersama membawa PWI lebih baik lagi.

“Bukan berarti yang sebelumnya tidak baik. Semua baik, tetapi akan kita lebih baik lagi. Mudah-mudahan juga pihak pemerintah daerah mendukung apa yang diprogramkan oleh PWI Kabupaten Lahat. Kita bersyukur PWI Lahat dapat bersatu ke depan. Itu harapannya. Terkait detail program, ini yang jelas kita masih koordinasikan bersama pengurus lain. Tentunya setiap wakil ketua bidang punya program tersendiri, yang akan kita kemas, kita berikan kepercayaan kepada setiap wakil ketua bidang untuk menjalankan program. Jadi program ini masih terlalu jauh dibicarakan karena kita sekarang ini untuk membentuk formatur juga belum selesai,” lanjutnya.

Namun, dirinya bersyukur saat ini sudah mengerucut atau bersatu dari berbagai kelompok dalam wadah PWI Lahat. Jadi menurut Ujang, untuk program optimis akan sejalan dengan jajaran pengurus PWI Lahat nantinya dan Pemerintah Daerah.

Ujang juga menyampaikan bahwa dirinya menyambut positif adanya organisasi kewartawanan lainnya di Kabupaten Lahat selain PWI. Baginya perbedaan organisasi kewartawanan bisa berjalan dalam satu kebersamaan.

“Jadi yang namanya wartawan, di dalam salah satu pasal undang-undang nomor 40 tahun 1999, bahwa wartawan itu bukan cuma sekadar bisa berorganisasi akan tetapi wajib berorganisasi di mana pun. Artinya tidak peduli mau dari IWO, IJTI, PWI, dan lainnya, namun ini adalah organisasi profesi wartawan. Ini kita sambut baik. Dan mudah-mudahan juga ke depan kita saling bekerja sama, saling merangkul untuk menuju Kabupaten Lahat ini kondusif dalam hal awak media,” jelasnya di akhir perbincangan, Selasa (10/12/2019).(Aan)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

one × three =

Berita Populer