Jalan Negara Penghubung Pagaralam-Lahat Kian Alami Rusak Berat

BELUM ADA UPAYA PERBAIKAN KEMENTRIAN PU\r\n\r\n

Kasat Lantas AKP Zaldi menujuk salah satu titik jalan negara amblas yang sudah sangat membahayakan kendaraan melintas

Kasat Lantas AKP Zaldi menujuk salah satu titik jalan negara amblas yang sudah sangat membahayakan kendaraan melintas

\r\n\r\nHB, PAGARALAM – Jalan negara non tol penghubung Kota Pagaralam dengan Kabupaten Lahat di Sumatera Selatan (Sumsel) kini dalam kondisi kian membahayakan bagi penggunana jalan dan kerusakan semakin parah. Longsor dan amblas hampir menghabisi badan jalan karena lamban dilakukan perbaikan.\r\nPantauan beritakite.com, Minggu, puluhan titik ruas jalan mulai dari Dusun Simpang Manak, Kelurahan Ulu Rurah, Kecamatan Pagaralam Selatan, kawasan Lematang, perbatasan Dusin Mingkik, Kecamatan Tanjungtebad hingga Desa Muara Siban, Kota Lahat dalam kondisi rusak berat.\r\nJalan itu bukan hanya berlubang, tapi banyak mengalami longsor, dipenuhi semak belukar, dan bahkan terdapat puluhan titik digenangi air, seperti di seputar Panorama Lematang, Dusun Tanah Pilih, hingga batas Desa Murasiban di Kabupaten Lahat.\r\n”Kondisi jalan negara sepanjang 64 kilometer tersebut mengalami kerusakan cukup parah, selain belum adanya upaya perbaikan dilakukan Pemerintah pusat selama ini, ditambah hujan terus menerus membuat semakin rusak,” kata Manto, warga Dusun Mingkik Pagaralam dan Hendra warga Desa Lubuk Sele, Kecamatan Tanjungtebad, Kabupaten Lahat.\r\nDia mengatakan, kerusakan jalan semakin parah dengan lubang yang cukup banyak terus digenangi air, ditambah lagi dengan minimnya drainase.\r\nPuluhan titik jalan ini terdapat ruas jalan tertimbun longsor, sehingga jalan di Pagaralam tidak dapat dilalui kendaraan berukuran besar, seperti bus dan truk, padahal jalur ini satu-satunya yang bisa dilalui semua jenis kendaraan.\r\nMenurut dia, bila melalui jalan alternatif Dusun Badar, Pagaralam melalui Desa Kota Agung, Lahat yang jaraknya 48 kilometer, dan bila melalui alternatif Simpang Embacang tembus Desa Muarasiban Lahat jaraknya sekitar 54 km hanya bisa di lalui kendaraam kecil.\r\nKapolres Kota Pagaralam, AKBP Pambudia SIK didampingi Kasat Lantas AKP Zaldi mengatakan jalan Lahat-Pagaralam termasuk dua ruas jalan alternatif yang sudah banyak mengalami kerusakan dan rawan terjadi longsor.\r\n”Untuk langkah antisipasi, kami telah berupaya meminimalisir dengan memberikan imbauan agar kendaraan berukuran besar tidak melalui jalan alternatif ini, mengingat kondisinya yang sudah rusak parah,” ujar dia.\r\nApalagi di ruas jalan ini juga terjadi penyempitan dan puluhan titik terjadi longsor, ujar dia lagi.\r\nDia mengakui, saat ini kerusakan jalan utama dan alternatif Lahat-Pagaralam menjadi persoalan utama dalam bidang transportasi, apalagi bila jalur utama rusak rawan bencana alam dan pulugan titik sudah amblas. (vrn)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

18 − 7 =

Berita Populer