Jelang Pilkada Serentak, MRC Pertanyakan Kejanggalan Data DPT di Laman KPU

Palembang, Beritakite.com – Pemilu kada di 7 kabupaten/kota di Provinsi Sumatera Selatan tinggal menyisakan hitungan puluhan hari lagi sebelum tiba masa pencoblosan, namun hingga saat ini informasi DPT yang disampaikan KPUD melalui laman berita (https://lindungihakpilihmu.kpu.go.id/) masih banyak mengandung kejanggalan.

Hal itu dikemukakan analis data dari Mulyono Research and Consulting (MRC), Rahmat Farizal.

Menurut Rahmat, kejanggalan data dapat dilihat dari informasi besaran DPT antara total jumlah DPT di tiap-tiap TPS pada suatu desa dengan besaran jumlah DPT yang tercatat pada desa tersebut.

“Di Kabupaten Pali misalnya, pada Kecamatan Talang Ubi Desa Talang Ubi Timur, kita melihat bahwa rekapitulasi besaran DPT Desa total berjumlah 5.840 pemilih, namun jika kita runut dari besaran jumlah DPT per TPS yang ada di desa tersebut, maka total jumlahnya menjadi 10.465 pemilih. inikan suatu perbedaan jumlah yang aneh dan tidak masuk akal” terangnya.

Selain Pali, MRC juga menemukan kejanggalan serupa di OI dan kabupaten lainnya disumsel.

Rahmat berharap agar KPUD Sumsel segera melakukan inventarisasi data mutakhir agar besaran data per TPS dan rekapitulasi per desa atau kecamatannya menjadi simetris agar tidak menimbulkan kericuhan dikemudian hari.

Sementara hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi baik dari KPUD maupun Bawaslu terkait temuan tsb.

Tahap pencoblosan Pilkada di sumsel sendiri rencananya akan berlangsung pada tanggal 9 Desember mendatang. #adm

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

five × 1 =