KAMMI: Turunkan Harga BBM

OI, Kamis 29 maret 2018 puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) daerah Ogan dan bergabung dengan KAMMI komisariat se Ogan Ilir berkumbpul didepan tugu timbangan KM 32 Indralaya Sumatra Selatans, puluhan mahasiswa tersebut berkumpul dalam rangka melakukan aksi damai dengan tema raport merah Jokowi.

Dalam aksi yang dimulai pada pukul 16.00 WIB mahasiswa melakukan long marc sambil menyanyikan yel-yel aksi dan kemudian merapikan barisan, barisan masa aksi dibagi menjadi dua, satu barisan menghadap arah palembang dan satu barisan lagi menghadap ke arah prabumulih, aksi damai yang dilakukan oleh KAMMI kali ini adalah dalam rangka memperingati hari lahir nya KAMMI yang ke 20 tahun ujar salah satu orator dalam aksi tersebut, puluhan mahasiswa ini melakuan orasi secara bergiliran yang dipandu oleh korlap Salman Nuryahyah,
“Indonesia adalah negara yang menganut asas demokrasi dari rakyat untuk rakyat dan oleh rakyat, akan tetapi kenapa kebijakan yang dilakukan oleh presiden Jokowi sedikit yang berpihak pada rakyat, impor beras yang melemahkan harga beras dalam negeri, impor garam juga demikian ujar Riski Agus kepala departement kibijakan publik KAMMI komisaria Al-aqsho UNSRI yang menjadi salah satu orator dalam aksi, selain Riski Agus orator yang lain Nur Rahmat mengatakan dalam era rezim Jokowi ini sangat hebat, dalam satu tahun sudah tiga kali menaikan harga BBM, mengalahkan rezim SBY dalam satu pengurusan hanya satu kali menaikan harga BBM, selain harga BBM Nur Rahmat juga mengatakan dalam orasi nya, Rezim ini juga sebagai rezim penumpuk hutang negara, karena dalam satu bulan hutang indonesia cepat sekali berubah angka dari 4000 triliun, 5000 triliun sampai ke angka 7000 triliun ujar Nur Rahmat dalam orasi nya.
Dalam menyampaikan aspirasi nya KAMMI daerah ogan menyampaikan sejumlah tuntutan sebagai pernyataan sikap dalam aksi nya, yakni menolak kenaikan harga BBM, stop seluruh impor dan berdayakan petani dan UMKM, nasionalisasikan aset negara dan pengelolaan nya, stop hutang luar negeri, dan yang terakhir dalam tuntutan aksi KAMMI ini adalah stop TKA ilegal dan basmi mafia diseluruh sektor, harapan dari kordinator aksi damai KAMMI kali ini, dengan aksi yang dilakukan hari ini harapannya masyarakat tahu kondisi negara. (Iwan)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

10 − 8 =

Berita Populer