Ketua BEM Ancam Mahasiswi Prihal Brosur Tanpa Izinnya

Muara Enim, Kamis (22/03). Seorang Mahasiswi di ancam oleh ketua BEM ( Badan Eksekutif Mahasiswa ) di Salah Satu Perguruan Tinggi Di Kota Muara Enim.

Kronologis kejadian pada Rabu di Kampus Perguruan Tinggi di Kota Muara Enim (21/3) saat Dua Mahasiswi menempelkan brosur ajakan untuk kegiatan Nobar (nonton bareng) flim Mars pada tanggal 1 april mendatang di hotel serasan sekundang muara enim.

Sri salah satu Mahasiswi mengatakan ” Sebelum brosur kami tempel kami terlebih dahulu telah meminta izin ke pihak kampus dengan Bapak Munzianto Muchtar, M.Si PK 3 Bidang Mahasiswa, setelah di Izinkan lalu kami tempel bersama temen saya Lidya ” kata Sri.

Lanjut sri ” Setelah di tempel Ketua BEM ( AF) kami langsung Chat Pribadi kepada Lidya menanyakan Brosur yang kami tempel dan mengancam dalam Chat W.a kepada Lidya atas nama Ketua BEM ( AF ) ” ujar sri

Sri pun melanjutkan ” Kami telah izin kepihak kampus padahal itu hanya sekedar brosur ajakan yang mau silahkan dan yang tidak mau juga silahkan, masa hanya nempel izin dulu ke BEM, dimana mana kalau mau izin ke suatu tempat jelas izin nya ke Atasan dulu bukan Kebawah dulu ” kata sri.

Sisi lain lidya menuturkan “saya merasa di ancam oleh ketua BEM ( AF ) secara pribadi, saya takut jadinya, dengan ancaman ini saya dan teman saya Sri akan melaporkan masalah ini kepihak kampus, saya sebagai Mahasiswi punya hak juga dilindungi dikampus ” Kata Lidya.

Angga Ardita ( Eks Ketum LDK Al Azzam ) menyayangkan apa yang dilakukan oleh Ketua BEM ( AF ) di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Muara Enim “cukup prihatin ketika ada laporan dari mahasiswi yang diancam oleh ketua BEM nya sendiri, padahal bem wadahnya aspirasi mahasiswa bila ada masalah -masalah yang ada dikampus, seharusnya ketua BEM sendiri paham dengan fungsi BEM itu seperti apa, arah gerak nya kemana ” Kata Angga. (JP)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

20 − sixteen =

Berita Populer