KKN UBB Pantik Masyarakat berwirausaha di Desa Belilik

Belilik, beritakite.com – Kesekian Kalinya mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik UBB di Desa Belilik lakukan sosialisasi demi mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) melalui sosialisasi pemanfaatan barang bekas dan kewirausahaan. Jumat, 03 Agustus 2018

Adapun kegiatan ini dihadiri puluhan masyarakat desa Belilik diantaranya Ibu majelis taklim dan Ibu PKK ikut andil dalam kegiatan ini dengan antusias. Narasumber yang dihadirkan oleh mahasiswa KKN UBB di Desa Belilik yakni, Bambang Patijaya selaku pengusaha, occa Roanisca, S.P,. M.Si selaku Dosen UBB dan ketua Pengelola Sentra dan Pangan Unggul UBB selain itu Maya selaku narasumber ketua KUBE di Desa Belilik yang di moderatori oleh Ririn Amelia, S.T,.M.Msi.

Ririn Amelia dalam sambutannya mengatakan kepada masyarakat agar terus mendukung kegiatan mahasiswa KKN Tematik UBB di Desa Belilik ini.

“Anak anak kami ini dengan ibu-ibu dan bapak-bapak hadir dalam acara sosialisasi di balai desa ini mereka sudah sangat bahagia sekali, jadi mohon partisipasi masyarakat untuk selalu hadir, dan Minggu depan lagi mereka akan melakukan sosialisasi kembali,”. Ujarnya

Bambang Patijaya selaku narasumber menyarankan kepada masyarakat Belilik jika ingin menjadi pengusaha atau pengembangan usaha apa lagi Masih pemula mesti memperhatikan beberapa hal.

“Dalam menjalankan usaha kita harus memperhatikan 3 hal, pertama apa yang kita lihat, kedua apa yang kita lakukan, dan ketiga apa yang kita beli. Dengan itu kita akan bisa menjadi pengusaha yang hebat,”. Ujarnya

“Selain itu, menjadi pengusaha harus beretika, profesional, sistematis agar dapat mendapatkan apa yang kita harapkan dalam penjualan,”. Tambahnya

Occa selaku narasumber juga menyarankan kepada masyarakat harus cerdas memilih dan memilah bahan pangan dalam pembuatan apapun.

“Ibu sekalian pinter-pinter membedakan mana bahan yang bagus dan tidak bagus dan harus mengetahui barang yang dibeli haram atau halal, atau membeli barang yang sudah memiliki sertifikasi dari MUI sehingga keluarga kita terjaga,”. Himbaunya

Sementara itu, Maya selaku pegiat kerajinan mengajak seluruh elemen masyarakat bersama sama mengelolah barang bekas menjadi barang jadi yang bisa diperjual belikan dan bernilai ekonomis sehingga membantu perekonomian rumah tangga.

“Ibu-ibu ayo kita sama membuat kerajinan dari sampah rumah tangga seperti bungkus kopi menjadi tas yang nantinya akan di bantu oleh mahasiswa dalam penjualannya dan promosinya,”. Ajaknya

(Rapdi)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

fifteen − six =

Berita Populer