Koleksi Ribuan Megalit Lahat Banyak Tidak Terawat

Koleksi Ribuan Megalit Lahat Banyak Tidak Terawat20161001_123755

\r\nHB, Lahat –  Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, hingga 2016 sudah mengoleksi sekitar 3.000 temuan megalit yang tersebar di 12 kecamatan di wilayah tersebut dengan berbagai macam bentuk, seperti batu tulis, arca, tempat persembahan dan peralatan, tapi terbengkalai tidak terawat.\r\n”Kalau jumlah keseluruhan megalit ditemukan diperkirakan mencapai 3.000, sedangkan yang terdaftar secara resmi di Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Balai Arkeologi dan BP3 Jambi mencapai 1.000 megalit. Tapi sebagian besar tidak terawat seperti Megalit Tiang Enam Pajar Bulan Kecamatan Tanjungsakti Pumi,” kata Yunika Kades Pajar Bulan Kecamatan Tanjungsakti Pumi, kemarin.\r\nMenurut dia, daerah sebaran penemuan berbagai benda bersejarah meliputi Kecamatan Jarai, Pajarbulan, Kota Agung, Tajungtebad, Gumay dan Tanjngsakti ada beberapa tempat lainnya.\r\n”Keberadaan megalit di Tanjungsati, Kabupaten Lahat, sudah terkenal sejak zaman Belanda dan bahkan  megalit itu beumhr antara 900 hingga 1000 sebelum masehi,” kata dia.\r\nYunika mengatakan, peninggalan sejarah di wilayah Tanjung Sakti cukup banyak dan kaya periasi dan bentuknya termasuk makam bersenarah.\r\nDia mengatakan, batu tiang enam sila-dila orang Tajung Sakti pertama, dan merupakan batu titik temu pembagian satu wilayah.\r\n”Ada lima wilayah, yaitu Ratu Sakti Isteri Hatimah dari Jawa Ratu Santi, Panggar Besi isteri Ratu Bekilat yang memiliki 9 nama, puyang Mincang Bumi atau Segentar Alam, Beringin Sakti, Singa Merapi Batu Rancing, dan Kiagung Sakti Tajung Bulan,” ungkap dia.\r\n”Benda bersejarah itu, bisa juga dijadikan sebagai simbol dan peralatan bagi nenek moyang zaman dahulu seperti alat mengolah makanan lesung dan lumpang batu, kemudian sebagai tempat persidangan dan bermusyawarah,” ungkap dia.(mkh)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

11 − 10 =