Komplotan Begal Lintas Kabupaten Ini Berhasil Dilumpuhkan

OKU, beritakite.com – Kepolisian Resort Ogan Komering Ulu (OKU), kembali menorehkan prestasi dalam melakukan pemberantasan pelaku tindak kejahatan diwilayah hukumnya.

Kali ini Polres OKU dibawah pimpinan AKBP Dra. NK. Widayana Sulandari berhasil melumpuhan komplotan begal yang sering meresahkan masyarakat Kabupaten OKU.

Komplotan begal yang dilumpuhkan tersebut adalah komplotan begal lintas kabupaten yang telah sering beraksi di beberapa kabupaten / kota di Provinsi Sumatera Selatan.

Kedua orang pelaku begal yang berhasil di tangkap aparat hukum Polres OKU tersebut yakni, Ferlan Adi Saputra (29) warga Desa Talang Padang Kecamatan Buay Pemaca Kabupaten OKU Selatan dan Awal Fitra (20) Warga Desa Tangsi Kec. Tangsi Kab. Muara Enim. Kedua pelaku ini dalam melakukan aksinya sangat kejam, tak segan-segan menghabisi korbanya.

Kapolres OKU AKBP NK. Widayana Sulandari saat menunjukkan senpi rakitan milik komplotan begal lintas kabupaten

Keduanya ditangkap berdasarkan surat laporan: LP – B : 17 / VIII / 2019 / SUMSEL / RES OKU / SEK LB BATANG, tanggal 21 Agustus 2019.

Menurut Keterangan Kapolres OKU, AKBP. Dra NK. Widayana Sulandari yang di dampingi Kasat Reskrim AKP. Alex Andriyan serta Kapolsek Lubuk Batang, AKP Ujang Abdul Azis, saat melakukan Pres Rilis di Mapolres OKU, (9/9), kedua pelaku berhasil dilumpuhkan berkat koordinasi Polsek Lubuk Batang dan Kasat Reskrim Polres OKU.

Lebih lanjut Kapolres menjelaskan, Pada Rabu (4/9) anggota Unit Reskrim Polsek Lubuk Batang yang dipimpin oleh IPDA Thomson Angka Wibawa, SH Selaku Kanit Reskrim Polsek Lubuk Batang, di Back Up Unit Resmob Sat Reskrim Polres OKU dalam hal ini di pimpin oleh AIPTU OMI F, Katim Resmob Polres OKU, melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap pelaku yang diketahui berada di kotrakannya di daerah Timbangan, Kab. Ogan Ilir.

Dalam melaksanakan aksinya kedua tersangka ini sangat mahir, dimana setiap hasil kejahatannya, tidak langsung dijual, namun digunakan terlebih dahulu untuk melakukan aksi kejahatan yang lain, hal ini lah yang membuat pihak kepolisian sulit mengetahui keberadaan kedua pelaku.

Namun akibat kegigihan anggota Polres OKU, keberadaan kedua pelaku diketahui berada di daerah Kabupaten Ogan Ilir, kesempatan ini tak di sia-siakan oleh pihak Kepolisian, dengan melakuan penangkapan kepada kedua pelaku, pada saat ditangkap kedua tersangka dalam keadaan tertidur, sehingga hal ini mempermudah proses penangkapan, karena dalam proses penangkapan pihak kepolisian Polrses OKU ekstra hati-hati dikarenakan kedua pelaku memiliki senjata api.

Benar saja, saat anggota melakukan penggeledahan di dalam kontrakan pelaku, ditemukan barang bukti (BB) berupa 1 (satu) buah Handphone merk OPPO jenis F5 milik korban, 1 (satu) pucuk senjata api laras pendek jenis revolver dengan amunisi 5 (lima) butir, dan 1 (satu) unit sepeda motor merk Yamaha Vixion warna hitam tanpa plat dan tanpa kelengkapan surat.

Saat anggota meminta menunjukan hasil kejahatan kedua pelaku, pelaku melawan petugas dan hendak melarikan diri sehingga petugas melumpuhkan kedua pelaku.

“Setelah dilakukan introgasi secara mendalam, diketahui bahwa kedua tersangka ini adalah spesialis begal lintas Kabupaten, dimana kedua tersangka ini melakukan aksinya lebih dari 20 kali di 5 Kabupaten yang ada di Sumatra Selatan, dimana salah satu korbannya warga Lubuk Batang, yang mengalami kerugian mencapai 25 juta,” terang Kapolres.

Guna pengembangan lebih lanjut, kedua tersangka kini ditahan di ruang tahan Polres OKU. “Bagi masyarakat Kabupaten OKU, OKU Timur, OKU Selatan, Ogan Ilir, serta Muara Enim, yang menjadi korban kedua pelaku, agar jangan sungkan membuat laporan ke pihak kepolisian agar kedua pelaku ini mendapatkan ganjaran hukuman yang setimpal,”pungkas Kapolres.(bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

seven + twelve =

Berita Populer