Foto: Bupati Lahat Cik Ujang, SH dan Beberapa anggota usur pemerintahan Kabupaten Lahat meninjau lokasi pasca Banjir di Kecamatan Kikim Timur dan Kikim Selatan.

Lahan Dinegosiasi, Jembatan Pasti, longsor dikaji

LAHAT, Beritakite.com -Pembebasan lahan relokasi pembangunan rumah warga Desa Gunung Kembang Kecamatan Kikim Timur Pasca musibah banjir bandang beberapa waktu yang lalu usai mendapat informasi ada warga menawarkan lokasi langsung dinegosiasi oleh Bupati Lahat Cik Ujang, SH. Hal itu disampaikannya pada pemantauan pasca banjir, longsor dan jembatan putus di wilayah Kecamatan Kikim Timur dan Kikim Selatan Jumat (20/3) di lokasi wacana lahan relokasi Desa Gunung Kembang.

“Nah ini lahannya telah ada yang mau menjual. Semuanya harus jelas baik kepemilikan, luas dan harga agar semuanya terang dan tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari”, Tegasnya di depan masyarakat dan pemilik lahan yang hadir.

Dirinyapun mendukung penuh relokasi desa Gunung Kembang ke tempat yang baru untuk memberikan ketenangan dan kenyamanan kepada masyarakat setempat khusunya disetiap memasuki musim penghujan. Apa lagi lokasi lahan yang kan di bebaskan cukup datar, tinggi, luas hampir 2 hekatar dan dekat dengan jalan lintas Sumatera.

” Banjir bandang ini hampir setiap tahun terjadi di wilayah desa Gunung Kembang. Langkahnya hanya merelokasi desa ke tempat lebih tinggi. Ini sudah sudah masyarakat yang menawarkan, tinggal ditindaklanjuti”, Ungkapnya.

Keseriusan tersebut langsung disampaikan oleh Bupati Lahat kepada perangkat pemerintah Desa Gunung Kembang dan pemilik lahan untuk dapat langsung bernegosiasi terkait harga pembebasan lahan. “Sore ini langsung temuan saya di rumah untuk negosiasi harga. ” Kalu pacak jangan mahal ige”. Candanya kepada pemilik milik lahan.

Sedikit di konfirmasi kepada masyarakat setempat terkait kejelasan wacana lahan yang ditawarkan relokasi desa mereka menjelaskan bahwa lahan tersebut hak milik dan mempunyai surat di tingkat pemerintahan Desa.  “Pemiliknya tinggal di Lahat, namun asli penduduk sini”,jelasnya singkat.

Sementara itu, jembatan perhubungan Kecamatan Kikim Timur dan Kikim Selatan diberada di wilayah Desa Lubuk Nambulan tepatnya berada di sungai kuhe yang telah hanyut langsung diputuskan untuk di perbaiki tahun ini. Sedangkan longsor yang memakan jalan di wilayah Desa Gunung Kertek Kecamatan Kikim Timur dan Desa Benayu Kecamatan Kikim Selatan akan di kaki terlebih dahulu.

” Ya, Pembangunan jembatan dapat dianggarkan tahun ini. Sedangkan longsor pasca banjir bandang bukan mustahil dapat diperbaiki di anggaran belajar tambahan (ABT) tahun 2020 jika tidak beberbenturan dengan aturan dan keuangan Kabupaten Lahat memadai. Namun, kedua lokasi tersebut tetap menjadi pokos pemerintah untuk dapat segera memperbaikinya”, Pungkasnya.(om cimeks)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

one + 7 =