MAKI Sumsel Pertanyakan Proyek Penimbunan Kantor Gubernur Sumsel Baru Yang Menelan Dana Fantastis dan Pengawalannya Oleh Kejati Sumsel Terkesan Membackingi Kontraktor

Palembang, beritakite.com – Rencana pemindahan sekaligus pembangunan kantor gubernur baru Sumsel yang saat ini sudah mulai tahap penimbunan menuai kritik keras dari Masyarakat Anti Korupsi Indonesia SUMSEL (MAKI).

Menurut Deputy MAKI Sumsel Feri, proyek pengurukan yang menghabiskan dana sekitar 160 milliar tersebut berpotensi merugikan keuangan negara dengan teknis dan visual pelaksanaan pekerjaan saat ini.

Masih menurut Feri, pengawasan proyek oleh APH dari bagian Intel Kajati sumsel justru berpotensi membuat proyek ini tak tersentuh hukum.

“Proyek ini harus diawasi oleh masyarakat, LSM dan media secara ketat dan kalau perlu mendirikan posko pengawasan di lokasi pekerjaan, karena pihak Kejaksaan tidak memiliki kemampuan teknis dan pastinya tidak setiap hari melakukan pengawasan.” ujar Feri.

Menurutnya, program pengawalan ini mirip dengan TP4D yang menurut Menkopolhukam justru lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya.

Jaksa Agung ST. Burhanudin sendiri sudah membubarkan TP4 namun menggantinya dengan membentuk tim pengawalan Proyek Strategis Pemerintah di bawah Komando Jamintel.

“Cukup sudah program TP4D yang menghambat proses hukum dan jangan lagi ditambah dengan program kawal-kawalan ini. Apa Proyek ini masuk katagori proyek strategis nasional atau karena pemborongnya ‘S’ orang yang sangat berpengaruh ?,” tanya Feri.

Rencana pemindahan dan pembangunan kantor Gubernur Sumsel yang baru menuai berbagai kritik tajam. (Foto : lokasi penimbunan/istimewa)

“Issue miring mengenai jual beli proyek dengan fee 20 % sulit dibuktikan tapi pengawalannya ini yang menyesakan dada.” ungkap feri.

Proyek penimbunan yang berlokasi di wilayah keramasan ini mencakup areal seluas sekitar 40 hektar dan menghabiskan dana untuk pengurukan sekitar 4 milyar per hektarnya.

Pekerjaan sendiri meliputi tahap tebas semak dan rumput, lalu penimbunan pasir urug dan tanah beragam jenis dan kemudian pekerjaan pembuatan tanggul dengan tanah setempat untuk menahan tanah timbunan.

Proyek ini merupakan tahap awal dari rencana besar memindahkan lokasi kantor gubernur Sumsel dari tempatnya sekarang. #adm

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

18 − three =