Mencari Pemimpin Terbaik OKU Di Pilkada Serentak Tahun 2020

Oleh : Azwar Aripin, M.Pd.I

Penulis Adalah Dosen Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Baturaja

Tak terasa waktu cepat berlalu. Baru saja bangsa ini usai melaksanakan pesta demokrasi pemilihan legislatif dan pemilihan presiden pada 17 April 2019 Kemarin. Kini KPU Republik Indonesia(RI) sebagai pelaksana PEMILU sudah merilisrencana jadwal dan tahapan  pesta demokrasi lanjutan yaitu PILKADA serentak di tahun 2020 mendatang. Berdasarkan  keterangan dari rilis KPU RI ada sembilan (9) provinsi yang rencananya akan melaksanakan pemilihan Gubernur,227 kabupaten yang akan melangsungkan pemilihan bupati dan 37 kota yang akan melangsungkan pemilihan wali kota yang semuanya akan dilakukan di 32 provinsi di Indonesia pada tanggal 23 September 2020.

Salah satu dari sekian banyak daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah  (Bupati) adalah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) yang merupakan salah satu kabupaten di provinsi sumatera selatan. Kabupaten OKU adalah salah satu kabupaten  yang tertua di Sumatera Selatan yang pada 29 juli 2019 lalu menginjak Usia ke-109 Tahun, dimana saat ini dipimpin oleh Bapak Drs. H. Kuryana Azis sebagaibupatinya dan Bapak Johan Anuar, S.H.,M.M sebagaiwakilnya. Mereka berhasil menjadi orang nomor satu dan dua di Kabupaten OKU setelah memenangkan kontestasi politik pada PILKADA tahun  2015 kemarin dengan membawa jargon “BEKERJA untuk OKU MAJU dan GEMILANG”.

Tahun 2020  nanti Kabupaten OKU akan kembali memilih Bupati dan Wakil Bupati. Berdasarkan dari pengamatan dan berita yang beredar di media massa, sudah banyak bakal calon yang bermunculan. Berdasarkan pantauan, ada sejumlah nama dan tokoh diantaranya  petahana Bupati Drs. H. Kuryana Azis,Wakil Bupati Johan Anuar, S.H.,M.Myang kabarnya juga akan maju untuk menduduki posisi orang nomor satu, selain dua orang petahana diatas mencuat juga namasalah satu tokoh dan polisi aktif Kombes Pol. Lamazi, saat ini suami dari Kapolres OKUAKBP Ni Ketut Widayana Sulandari inimasih menjabat sebagai Karo Rena Polda Sumatera Selatan dan Ketua Ikatan Alumni SMAN 1 OKU. Ada juga nama mantan bupati OKU yang muncul yaitu Edi Yusuf. Selain itu muncul pula beberapa nama tokoh perempuan   seperti Percha Leanpuri, yang merupakan anak dari Gubernur Sumatera Selatan, dan Ibu Dra. Sumayyah M.M., tokoh perempuan yang berasal dari Lengkiti. Dan masih banyak laginama-nama yang bermunculan antara lain politisi Gerinda ( Marjito Bahri), politisi PAN          ( Mirza Gumay), politisi PKS ( Eko Sungkono Patra) dll.

Terlepas dari banyaknya bakal calon yang bermunculan, hal yang paling penting dan menjadi harapan rakyat dari para calon bupati OKU kedepan adalah seorang pemimpin yang memiliki visi dan roadmap yang jelas tentang pembangunan di kabupaten OKU. Jangan sampai OKU yang merupakan  salah satu kabupaten  tertua,malah tertinggal atau kalah dari kabupaten lain darisegi pembangunan dan kemajuan. Beberapa hal yang perlu diperhatikan serius kedepan antara lain pembangunan infrastuktur jalan ke desa-desa di seluruh kecamatan OKU yang notabenenya dalam kondisi rusak parah, padahal masyarakat tergantung dengan akses jalan tersebut untuk mengerakkan sendi perekonomian dan distribusi hasil bumi pertanian masyarakat. Sektor lain yang juga harus mendapat perhatian serius dari pemerintah seperti keamanan,ekonomi,pembangunan SDM yang unggul, berkualitas dan mandiri, pemberantasan kemiskinan dan pengangguran di dusun dan kota, pendidikan yang berkarakter dan berkualitas,pelayanan  kesehatan yang terjangkau dan merata, serta pembangunan kota yang ramah, sejuk dan kondusif.

Pada akhirnya kita berharap masyarakat  OKU pun semakin cerdas dan cermat dalam menentukan pilihannya pada pilkada serentak tahun 2020 nanti, sehingga nantinya terpilih pemimpin yang terbaik. Karena apapun hasilnya nanti, masyarakatlah yang akan merasakan dampak dari segala kebijakan yang akan dibuat. Sesuai dengan arti demokrasi itu sendiri yaitu dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat. Mari berbuat untuk OKU yang lebih baik.

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

2 + four =