Tersangka Marhani (baju merah) saat akan dihadirkan dalam press release di Mapolres OKU

Modus Ganjal ATM, Komplotan Ini Kuras Puluhan Juta Uang Korbannya

OKU, beritakite.com – Tim Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur Polres Ogan Komering Ulu (OKU), berhasil membekuk satu dari empat gerombolan pelaku pengganjal mesin ATM yang telah menguras puluhan juta uang korbannya. Hat tersebut disampaikan oleh Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wahyu bersama Wakapolsek Baturaja Timur IPTU Yudi Boer saat menggelar press release di halaman Mapolres OKU, Kamis (16/1/2020).

Menurut Kapolres OKU Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur berhasil melumpuhkan tersangka Marhani ( 35) warga OKU Selatan karena melakukan perlawan saat akan diamankan petugas.

“Mereka (para pelaku red) mengganjal mesin ATM dengan cara memasukan benda yang telah diberi lem kedalam slot kartu mesin ATM,” ungkapnya.

Kapolres OKU AKBP Tito Hutauruk bertanya kepada tersangka Marhani dalam press release di halaman Mapolres OKU

Saat korban kebingungan karena ATM nya tersangkut, kemudian salah satu tersangka berpura-pura memberikan bantuan kepada korban dan meminta korban untuk menekan kembali nomer PIN ATM korban secara berulang-ulang dengan alasan agar kartu bisa keluar, namun disaat itu lah tersangka ini mengingat dan mencatat PIN ATM yang ditekan korban, kemudian tersangka ini meninggalkan korban.

Saat korban pergi, tersangka kemudian kembali lagi ke ATM SPBU Air paoh, dan merusak kunci gembok mesin ATM dengan menggunakan linggis dan mengambil ATM korban yang tersangkut tersebut.

“Tersangka langsung pergi ke ATM lain dan menguras seluruh isi ATM korbannya senilai Rp 750 ribu, atas kejadian itu korban juga telah melapor ke Polsek Baturaja timur,” tuturnya.

Aksi para pelaku pengganjal ATM ini bukan hanya sekali ini, sebelumnya pada tanggal 14 Desember 2019 para tersangka juga telah melakukan aksi serupa dengan korban atas nama Erwanto, korban mengalami kerugian sebesar Rp 13 Juta, atas dasar laporan pertama inilah Polisi melakukan penyelidikan dan melihat rekaman CCTV di ATM tersebut dan berhasil mengamankan tersangka Marhani. Sedangkan tiga pelaku lainnya berhasil melarikan diri.

“Kita masih melakukan pengejaran, untuk identitas para pelaku sudah kita ketahui, kita himbau kepada para pelaku untuk menyerahkan diri sebelum kita beri tindakan tegas,” tegas Kapolres.

Dari tangan tersangka Polisi mengamankan barang bukti berupa uang sebesar Rp 750 Ribu, Satu batang linggis ukuran kecil yang digunakan pelaku untuk membongkar kunci ATM, beberapa keping Kartu ATM, Pakaian tersangka, serta satu karung barang dagangan tersangka berupa beberapa bal pakai dalam, pakaian bayi dan handuk yang dibeli oleh tersangka dari hasil uang curian tersebut.

Dihadapan Kapolres, pelaku Marhani mengakui nekat melakukan aksi ini karena diajak oleh ketiga temannya. Uang hasil dari aksi tersebut dibagi rata oleh para pelaku.

“Hasilnya kami bagi rata, uang bagian itu aku buat untuk tambahan modal dagang keliling ke kalangan,” singkatnya.(bw)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

eleven − 1 =

Berita Populer

Terbaru