Pagaralam Datangkan Tenaga Ahli Tanaman Pala Aceh

Pagaralam Datangkan Tenaga Ahli Tanaman Pala Aceh

Wali kota Pagaralam Hj Ida Fitriati besama pejabat teras dan Direktur Besh Hotel Eko Sujianto saat melakukan diskusi dengan pakar tanaman pala dari Aceh di Gunung Gare Kota Pagaralam, Sumsel

Wali kota Pagaralam Hj Ida Fitriati besama pejabat teras dan Direktur Besh Hotel Eko Sujianto saat melakukan diskusi dengan pakar tanaman pala dari Aceh di Gunung Gare Kota Pagaralam, Sumsel

\r\nHB, Pagaralam – Untuk mempercepat pengembangan tanan pala termasuk kemungkinan kerjasama membantu pedanaan, Wali Kota Pagaralam mendatangkan pakar ataupun tenaga ahli dari Universitas Syiahkuala, Nangro Aceh Darussalam (NAD), Dr Musafril.\r\nWali kota mengikut sertakan sejumlah pejabat teras untuk mendiskusikan sekaligus menggali ilmu penanaman pala yaitu, Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Jumaldi Jani SP, Staf Ahli Patriot A Mundra, Kabag Umum Dedy Fahrizal, Kabag Humas Heri Mulyono dan Direktur Besh Hotel, Eko Sujianto.\r\n”Pengembangan tanaman pala di Aceh sekitar 7 tahu berbuah tapi sekarang bisa dilakukuan pengayaan dengan stek umur 3 tahun sudah mulai berbuah dan pala dapat juga jadi tanaman untuk hutan kota,” Musafril.\r\nCukup banyak potensi dari buah pala, kata dia, jual biji Rp80.000 per kilogram dan kalau minyak asiri bisa tembus Rp700.000 hingga Rp1 juta per kilogram.\r\n”Kalau umur bisa ratusan tahun dan lahan kering dan sepertinya sangat cocok di Pagaralam ini, dan penanamanya juga dapat dilakukan tumpang sari,” ujar dia.\r\nIa mengatakan, kebutuhan pala di dunia cukup tinggi semenyara satu-satunya penghasil pala kualitas bagus hanya di Indonrsia khususnya Aceh.\r\n”Tanaman pala kalau di Aceh paling banyak di perbukitan bebatuan dan lahan kering, hanya saja pada awal penanaman harus benar-benar perawatannya kalau tidak susah hidipnya,” ungkap dia.\r\nKemudian, kata Dia, memilih bibit harus lebih hati-hati kalau yang betina tidak mau berbuah, inilah yang kesukitan bedakanya.\r\nSementara Wali kota Pagaralam Hj Ida Fitriati mengatakan, untuk permulaan kalangan pejabat atau pegawai yang punya lahan diajak tanam pala, kalau petani dikhawatirkan alami kegagalan.\r\n”Saya sudah uji coba tanam pala di Mungkik Kelurahan Atung Bungsu diatas Lahan sekitar 3 hektare dengan jumlah sekitar 2500 batang,” ujar dia.\r\nLanjut Ida, mendatangkan tenaga ahli untuk mengkaji termasuk berbagi ilmu tehnik penanaman pala yang tepat dan baik.\r\n”Kita uji coba dulu bagi pegawai, nantinya kalau sudah berhasil baru mengajak semua petani Kota Pagaralan,” tegas Ida. (and)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

five × 1 =

Berita Populer