Pagaralam Defisit, Sumsel Sumbang Untuk Pusat Rp70 Triliun Pertahun

Kepala Dinas PU Kota Pagaralam Haryadi Razak saat menimjau lokasi pembangunan jembatan layang Lematang mendampingi Wali kota Dr Hj Ida Fitriati beberapa waktu lalu, salah satu pembangunan yang menyerap angatan cukup besar

Kepala Dinas PU Kota Pagaralam Haryadi Razak saat menimjau lokasi pembangunan jembatan layang Lematang mendampingi Wali kota Dr Hj Ida Fitriati beberapa waktu lalu, salah satu pembangunan yang menyerap anggaran cukup besar

\r\n\r\nHB, PAGARALAM – Ironi memang ditengah pemerintah daerah gecar-gemcar meningkatkan pembangunan daerah khususnya Kota Pagaralam justru terjadi defisit karena pusat memangkasa dana sejumlah dàna bantuan, padahal Sumsel hampir Rp70 triliun sumbang ke Pemetintah Pusat.Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Pagaralam, Haryadi Razak, Rabu.\r\nBisa dibayangkan berapa persen, kata Haryadi, dana disetor melalui pemerintah pusat kembali ke daerah paling besar hanya 11 persen saja.\r\n”Saat ini untuk Dinas PU dari 120 miliar yang diajukan karena defisit dipangkas hanya Rp80 miliar dan itupun harus berbagi karena Dinas PU sudah dibagi dua,” ungkap dia.\r\nIa mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum Rp50 miliar sedangkan Dinas PKP dan Pertanaha Rp30 miliar. Tentunya dari jumlah tersebut Rp19 miliar untuk penyelesaian pembebasan lahan sekunder pembangunan jembatan layang lematang.\r\n”Belum lagi penyelesaian pembangunan jalan lingkar Barat dan penyelesaian infrakstruktur lainnya, belum lagi kegiatan lain yang sudah menunggu,”ujar dia.\r\nHaryadi mengatakan, dengan pemangkasan dana dari pusat ini tentunya cukup berpengaruh dengan pelaksanaan pembangunan di Pagaralam, sementara pusat masih beralasan masih fokus pembangunan Indonesia timur khususnya Papua.\r\n”Sebetulnya tegantung pemerintah daerah, berani dak menekan pemerintah pusat buktinya Papua jadi prioritas pembangunan infrastruktur sehingga dana daerah lain dipotong dan alihkan ke sana, padahal daerah itu kaya dengan sumber daya alam (SDA) kaya,”ujar dia. (and)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

1 × five =

Berita Populer