Pagaralam Mulai Lirik Pengembangan Tanaman Pala

Pagaralam Mulai Lirik Pengembangan Tanaman Pala20161001_082206\r\n\r\nHB, Pagaralam – Pemerintah Kota (Pemkot), dan masyarakat Pagaralam, mulai melirik tanaman baru yang dapat menggantikan kopi dan cacau yaitu tanaman pala dengan mendatangkan bibit dari Aceh Selatan, Provinsi Nangroe Aceh Darussalam.\r\n”Kita mulai mencari tanaman alternatif baru yang dapat menggantikan kopi dan cacao, selain cocok dengan kondisi Pagaralam, dapat menghijaukan daerah kritis dan dapat dilakukan dengan tumpang sari,” kata Wako Pagaralam Hj Ida Fitriati, kemarin.\r\nMenurut Ida, untuk saat ini baru tahap penanaman sekitar 5.000 batang yang tersebar di beberapa daerah sebagai pilot project.\r\n”Kita ingin merubah manset masyarakat untuk pengayaan tanaman yang bernilai ekonomis cukup tinggi bila dibandingkan kopi, orang belum banyak tau jika Indonrsia satu-satunya penghasil utama buah pala khususnha Aceh dan daerah di Sulawesi,” kata Ida.\r\nKalau sudah berhasil pengembangan tanaman pala ini nantinya, kata Wako, baru akan dikampanyekan secara besar-besaran baru bisa petani Pagaralam mencontoh.\r\n”Kemudian tanaman pala ini sangat menyukai lahan bebatuan dan daerah kering seperti di Dempo Selatan dan Dempo Tengah, khususnya di lahan tidur,” ujar dia.\r\nNamun, Ida menambahka, penanaman pala harus telaten dan sangan dijaga karena agak sulit tumbuhnya kalau kirang dalam pemeliharaanya.\r\nSementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebjnan, Jumaldi Jani SP mengatakan, untuk mendukung program ini akan dijajaki melakukan kerjasama pihak kementrian atau lembaga yang siap bantu pendanaan penanaman dan penyedia bibit.\r\n”Kita sudah siap lahan untuk mendukung program tanam pala tapi perlu ada contoh yang berhasil baru mengajak petani lainnya, kalau persoalan pemasaran dan pengolahan pemerintah siap memfasilitasinya,” ujar dia pula. (and)\r\n\r\n

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

3 × 1 =

Berita Populer

Terbaru