Pemkot Pagaralam Didesak Bangun Museum Sejarah

Museum Sejarah Alternatif Penitipan Benda Pusaka\r\n\r\n

Pemerhati sejarah Besemah Bijak Pulon

Pemerhati sejarah Besemah Bijak Pulon

\r\n\r\nHB, PAGARALAM-Salah satu yang perlu menjadi perhatian pemerintah kota (Pemkot), karena termasuk dapat menarik minat wisatawan datang ke Kota Pagaralam, tentunya akan lebih lengkap lagi bila dibangun museum yang dapat menampung berbagai peninggalan sejarah. Saat ini banyak peninggalan sejarah Besemah masih tersebar di masyarakat sehingga terancam keberadaanya dan pemerintah perlu menyelamatkanya.\r\n”Aneh…mengapa berbagai peninggalan sejarah Besemah ada yang ditipkan di museum Jakarta dan bahkan ada di Negeri Belanda,” kata pemerhati sejarah Kota Pagaralam, Bijak Pulon.\r\nIa mengatakan, namun perlu keseriusan pemerintah untuk membangun museum yang benar-benar aman, kuat, bagus dan besar agar daya tampungnya banyak.\r\nMengapa harus kuat dan besar, kata Bijak Pulon, berbagai peninggalan bersejarah itu bukan barang sembarangan dan hànya memiliki nilai sejarah saja tapi ada yang bernilai cukup mahal ratusan juta hingga miliaran rupiah.\r\n”Mengingat peninggalan sejarah itu bermacam-macam bentuknya, ada berupa keris, pedang, tombak, tulisan, gelang, cincin dan masih puluhan jenis lainnya,” kata dia.\r\nKemudian, kata dia, di museum ini juga harus dilengkapi dengan berbagai peralatan canggih tidak saja aman dari kejahatan dan termasuk kerusakan akibat faktor alam.\r\nDia mengatakan, kalau ini bisa diwujudkan bukan tidak mungkin Kota Pagaralam akan menjadi pusat pengembangan kebudayaan daerah khudusnya di Sumsel, dan bisa menjadi daya tarik wisatawan khususnya pencinta sejarah.\r\nSementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Seni Budaya, Drs Syamsul Bahri Msi mengatakan, sudah menjadi program pemerintah daerah untuk membangun berbagai infrastruktur yang mendukung kegiatan pariwisata termasuk museum, hanya saja keterbatasan anggaran sehingga harus mengutamakan pembangunan bidang lain.\r\nMisalnya saja, kata dia, jalan, sarana wisata termasuk infastruktur lainya untuk mendukung percepatan kemajuan daerah.\r\n”Namun kita tetap berupaya melalui bantuan pemerintah Sumsel dan pemerintah pusat melalui kementrian,” ujar dia. (and)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

three + fifteen =