Pemkot Pagaralam Segera Patenkan Pakaian Adat “Gitar Kepudang”

Pemkot Pagaralam Segera Patenkan Pakaian Adat “Gitar Kepudang”\r\n

Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni M Kes

Walikota Pagaralam Hj Ida Fitriati Basjuni M Kes

\r\nHB, Pagaralam – Pemerintah Kota (Pemkot), Pagaralam segera merekapitulasi atau mendata semua aset seni, budaya dan termasuk pakaian adat untuk dibuat hak paten termasuk “Gitar Kepudang”. Hal ini diungkapkan Walikota Pagaralam, Hj dr Ida Fitriati M Kes, kemarin.\r\nIa mengatakan, perlu disiapkan persyaratanya untuk mendaftarkan semua aset seni, budaya dan pakaian adat Besemah agar memiliki hak paten.\r\n”Kita akan segera mendata atau inventarisir semua aset budaya Besemah termasuk pakaian adat, seperti ikat kepala Gitar Kepudang, dan bahkan akan menjadi pakaian resmi setiap acara pemerintahan seperti Hari Ulang Tahun (HUT) kota,” kata dia.\r\nJadi, kata Wako, kalau sudah memiliki hak paten tidak ada lagi daerah lain yang bisa mengklaim milik mereka.\r\nContohnya saja, Malaiysia berani mengklaim Riok dan beberapa kesenian Indonesia apalagi Pagaralam masih satu rumpun dengan Kabupaten Lahat, Muara Enim dan Empat Lawang termasuk Bengkulu juga riskan kejadian yang sama.\r\n”Sebetulnya seni, budaya dan termasuk pakaian adat tidak terlalu banyak perbedaannya, buktinya dari bahasa saja pesis sama, bahkan di empat daerah ini nama desa saja sama seperti Pajarbulan dan Aremantai, ” ujar dia.\r\nSementara pengamat seni dan budaya Besemah Arman mengatakan, sudah seharusnya jika pemerintah kota membuat hak paten untuk semua aset budaya dan adat Besemah.\r\n”Kita punya guritan, gitar kepudang, rumah baghi, ukiran Besemah, batik Besemah dan masih banyak yang lainnya tentunya perlu secepatnya didata semua dan di patenkan agar keberadaan aset budaya itu dapat menjadi salah satu daya tarik wisata,” ungkap dia. (vrn)\r\n

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

fourteen + 8 =