Relawan Pemuda Milenial Enos-Yudha saat menyerahkan bantuan APD bagi tenaga medis

Pemuda Millenial Enos-Yudha Menggagas Perlindungan Hukum Bagi Tenaga Medis.

OKU Timur, beritakite.com – Tenaga medis merupakan salah satu profesi yang rentan beurusan dengan hukum, hal ini dikarenakan profesi tenaga medis merupakan profesi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat secara individu. Rentannya tenaga medis berurusan dengan hukum salah satunya disebabkan kealfaan yang tidak disengaja saat menjalankan profesi mereka.

Melihat dari kondisi lapangan akan rentannya tenaga medis melakukan kealfaan karena kelalaian yang tidak sengaja tersebut, Dewan Pengarah Pemuda Millenial Enos Yudha Yogi Vitagora S.H. menginisiasi untuk memberikan bantuan hukum kepada para tenaga medis di Kabupaten OKU Timur. Terlebih tenaga medis di daerah adalah garda terdepan dalam penanganan kesehatan masyarakat.

Yogi Vitagora, SH., selaku Dewan Pengarah Pemuda Millenial Enos-Yudha OKU Timur menyampaikan bahwa selain menyalurkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari Bakal Calon Bupati OKU Timur H. Lanosin, ST (Enos) kepada tenaga medis pihaknya akan menggagas program bantuan hukum bagi tenaga medis di OKU Timur.

Menurutnya tenaga medis terutama di puskesmas-puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan masyarakat OKU Timur harus merasa aman dan tenang dalam melakukan pekerjaan mereka baik secara fisik maupun psikis.

“Kami dari Pemuda Milenial Enos-Yudha dan Bapak H. Lanosin menggagas akan memberikan bantuan hukum kepada tenaga medis yang sangat rentan akan tindakan-tindakan kesalahan yang tidak disengaja dalam pekerjaannya. Hal ini untuk menghilangkan kekhawatiran tenaga medis dalam melakukan tugas pelayanan kesehatan ke masyarakat,” ujar Yogi Vitagora S.H., Senin (18/5/2020).

Sementara itu Andrie Zuliansyah, SP., Ketua Pemuda Milenial Enos-Yudha menjelaskan bahwa bantuan hukum tersebut bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada tenaga medis dalam melakukan tugasnya agar mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat OKU Timur tanpa harus khawatir bermasalah secara hukum.

“Kami sebagai relawan Enos-Yudha mendukung gagasan bantuan hukum kepada para tenaga medis seperti yang sudah bapak Lanosin dan kami rencanakan,” ujar Andrie Zuliansyah

Terpisah salah satu tenaga medis OKU Timur Idul, S.KM., M.Kes saat dimintai tanggapannya terkait rencana program bantuan hukum bagi tenaga medis tersebut merasa sangat bersyukur dengan adanya rencana program tersebut, dan berharap kiranya program tersebut dapat segera direalisasikan.

“Berpuluh-puluh tahun saya sebagai tenaga medis dan 6 tahun lagi saya pensiun, baru sekali saya mendengar ide tentang bantuan hukum kepada tenaga medis ini ada. Kedepan kami mengharapkan agar gagasan tentang bantuan hukum kepada tenaga medis ini benar-benar terealisasi dan ini angin segar untuk para tenaga medis di OKU Timur,” ujar Idial S.Km. M.kes yang merupakan kepala Puskesmas Sukaraja Kecamatan Buay Madang Timur. (Red)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

five × 4 =

Berita Populer