Petani Pagaralam Mulai Beralih Budidaya Tanaman Lada- Cabai Jawa

Lada- Cabai Jawa Kembali Dilirik petani\r\n\r\n

Muliadi dan Beni petani Pagaralam saat menyiapkan bibit lada dan cabai jawa sebelum di tanam di laham

Muliadi dan Beni petani Pagaralam saat menyiapkan bibit lada dan cabai jawa sebelum di tanam di laham

\r\n\r\nHB,PAGARALAM – Ketika komudity andalan sudah sering pasang surut mendorong petani Kota Pagaralam melakukan enovasi tanaman agar tidak monoton hanya mengadalkan tanam kopi saja, dengan melakukan trobosan beralih pengembangan lada dan cabai jawa. Selain harga lebih menanjikan dan masa panen juga tidak terlalu lama dengan harga Rp70.000-Rp80.000/kg.\r\nMuliadi warga Dusun Ujan Mas Kelurahan Ujan Mas Kecamatan Pagaralam Utara mengatakan, ujicoba terobosan dengan membudidayakan tanaman lada  dan cabai Jawa sudah bayak yang berhasil dengan harga relatif stabil.\r\nMulyadi mengatakan, lada dan cabai jawa masa tanam hanha 1,8 bulan sudah bisa panen, dengan hasil antar 5 hingga 10 per rumpun atau batang.\r\n”Saya datangkan bibit  lada langsung dari Pulau Bangka Belitung, yang super,” kata dia.\r\nIa mengatakan, tanaman lada dan cabai jawa ini bisa melatih petani mengurangin pengguaan acun rumput atau pembasmi rumput dengan bahan kimia.\r\n”Tanaman ini cukup peka dan anti racun, sedikit saja terkema langsung mati, kemidian lada bisa tumpang sari diantara tanaman kopi dan buah lainya,” ungkap dia.\r\nSementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Jumaldi Jani mengatakan, berenovasi dalam bidang budidaya tanaman memang perlu agar petani tidak hanya mengandalkan kopi, bisa ada alternaif lain.\r\n”Ada beberapa yang juga cocok dikembangkan di Pagaralam, seperti pala, lada dan temasuk cabai jawa karena pasaranya stabil,”ujar dia. (mkh).

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

four + 13 =