berita sumsel - kriminal
berita sumsel - kriminal

Polisi Kejar Pelaku Sampai ke Rantau Bayur

Berita Sumsel, PALEMBANG – Aparat Unit Ranmor Satreskrim Polresta Palembang menangkap Ardiansyah (19) warga OKU Timur, Senin (11/4) siang. Ia ditangkap sekitar tiga jam usai beraksi mencuri mobil operasional salah satu perusahaan. Polisi, sempat mengejar tersangka sampai ke kawasan Rantau Bayur, OI. Setelah sebelumnya tersangka mencuri di kawasan Jl Mayor Ruslan Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan IT II, pagi hari kejadian.

\r\n

“Setelah mendapat laporan korban, langsung kami kejar dan koordinasikan dengan Polres terkait guna pencegatan. Akhirnya satu dari tiga tersangka berhasil diamankan,” ungkap Kasat Reskrim Kompol Maruly Pardede SH SIK, dalam gelar ungkap perkara, kemarin.

\r\n

Dari catatan polisi, setidaknya ada lima laporan polisi dari ulah komplotan ini. Sementara tersangka Ardiansyah mengaku tiga kali terlibat pencurian kendaraan roda empat di kawasan kota Palembang. Diakui tersangka, ia datang ke Palembang dengan tiga orang temannya yang lain berinisial DN, WL, dan BN. Mereka mengendarai mobil Toyota Avanza warna abu-abu metalik bernopol B 1619 YF.

\r\n

Mobil tersebut berhasil diamankan polisi, meski tiga pelaku lain kabur saat pengejaran. Ketiganya, kabur masuk kehutan.  Sementara dari dalam mobil Toyota Avanza tersebut, aparat mengamankan sejumlah peralatan diantaranya sebuah gunting besar, empat kepala kunci T dengan sembilan mata kunci.

\r\n

Sebuah senapan angin, seperangkat obeng, sebilah pisau dan dua buah rak penyimpan kunci lengkap. Informasi dihimpun, para tersangka ini masuk kerumah korbannya dengan cara merusak gembok kunci pagar di TKP dengan sebuah gunting baja tersebut.

\r\n

Untuk kasus terbaru, kunci pintu dan kontak mobil Mitsubishi Strada Triton putih bernopol BG 9413 DH milik korban M Yunus Alpian (45), pemilik perusahaan di kawasan Jl Mayor Ruslan dirusak pakai kunci T. “Sudah ada lima laporan polisi. Tiga di Polsek, dua di Unit Ranmor. Saat ini masih kami kembangkan dan koordinasikan dengan Polres terkait,” sambung Kasat Reskrim.

\r\n

Tersangka Ardiansyah sendiri mengungkapkan jika dalam aksinya, ia berperan sebagai sopir. Mobil tersebut rencananya akan dijual ke kawasan Muara dua dan OKU Timur ke tangan penadah.  Menurut tersangka, dalam beraksi, mereka menggunakan senapan angin untuk berjaga-jaga, mengancam korban yang mungkin saja memergoki aksi mereka. Termasuk seorang lagi pelaku WL yang membawa senpira. “Aku melok bae, kawan galo yang rencanoke,” ujar tersangka kepada polisi. (fr)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

12 − three =

Berita Populer