Polisi Polres Pagaralam Tembak Pencuri Sepeda Motor

Tersangka Rahmad Hidayat dan Johan bersama BB sepeda motor hasil curian mendapat pengawalan ketat petugas Polres Pagaralam dan Polsek Dempo Tengah

Tersangka Rahmad Hidayat dan Johan bersama BB sepeda motor hasil curian mendapat pengawalan ketat petugas Polres Pagaralam dan Polsek Dempo Tengah

\r\n\r\nHB, PAGARALAM – Polisi dari Kepolisian Resort (Polres) Kota Pagaralam, terpaksa menembak kaki kiri Rahmat Hidayat (26), warga Simpang Asam Kelurahan Besemah Serasan, Kecamatan Pagaralam Selatan, tersangka pelaku pencurian sepeda motor, karena saat akan ditangkap mencoba melarikan diri.\r\nPenelusuran, Harianbesemah.com, (31/10) tersangka ditangkap di rumah di Dusun Simpang Mbacang, Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, bersama barang bukti (BB) 1 unit sepeda motor honda Beat Nopol BG 2368 WS, hasil curian.\r\nPenangkapan dipimpin Kapolsek Dempo Tengah Iptu Jatrat RWP SIk, dibantu Tim Khusus Polres Pagaralam dipimpin Ipda Galu dan Katim Aiptu Sutrisno, yang menciduk tersangka saat bersembunyi di rumahnya.\r\nKapolres Pagaralam AKBP Pambudi SIk melalui Kapolsek Dempo Tengah Jatrat RWP SIk didampingi Kanit Reskrim Brigadir Achmad Syahriyal dan Humas Bripka Paino mengatakan, tersangka memang sudah menjadi target opersi (TO), setelah ada laporan warga yang kehilangan sepeda motor.\r\n”Kita menangkap tersangka karena sudah melakukan pencurian sepeda motor, di daerah Dusun Simpang Mbacang Kelurahan Karang Dalo, Kecamatan Dempo Tengah, modusnya pelaku berpura-pura menyewa tempat kost di sekitar tempat beroperasi,” ungkap dia.q\r\nDia mengatakan, pelaku curanmor di wilayah hukum Polsek Dempo Tengah, dari tangan pelaku berhasil diamankan BB 1 unit sepeda motor honda Beat.\r\n”Penangkapan ini juga berkat adanya dukungan masyarakat, yang sudah memberikan informasi tentang keberadaan dan aktifitas tersangka,”ujar dia.\r\nKemudian, kata dia, sepeda motor hasil curian, sudah dipindahtangankan dengan Johan (20), warga Simpang Padang Karet, Kelurahan Tumbak Ulas dan disimpan di daerah Simpang Padang Karet, yang sudah dalam kondisi dipereteli atau dibongkar.\r\n”Tersangkam kita tembak kaki kiri karena saat akan dibawa menunjukan BB justru melawan dan mencoba melarikan diri hingga mengancam polisi,” tambah Jatras. (vrn)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

three − 1 =

Berita Populer

Terbaru