Polres Pagaralam Tangkap Pembobol Brankas BNN dan Rumah di PTPN VII

Kapolres AKBP Pambudi SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Rahmad Koesnidy S.Kom saat press reles di Mapolres Pagaralam

Kapolres AKBP Pambudi SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Rahmad Koesnidy S.Kom saat press reles di Mapolres Pagaralam

\r\n\r\nHB,PAGARALAM — Kepolisian resort (Polres), Kota Pagaralam, melalui Polsek Pagaralam Selatan, berhasil menangkap Judi Sugiarto (36), warga warga Gunung Dempo Kecamatan Pagaralam Selatan, karena terlibat dalam pembonolan dan pencurian di Badan Narkotika Nasional(BNN) dan 7 rumah di Kompleks PTPN VII Gunung Dempo.\r\n\r\nKapolres Pagaralam, AKBP Pambudi Sik didampingi Kasat Reskrim AKP Rahmat Kusnedi S Kom da Iptun Subra Nurul mengatakan, tersangka Judi Sugianto, merupakan pelaku pencurian dan pembobolan sebanyak tujuh lokasi, yaitu rumah di Komplek PTPN VII dan pembobol brangkas BNN.\r\nDirincikan, kata dia, rumah Abdi menjabat Asisten Mesin, dua kali di rumah Lamster Situmorang menjabat Kepala TU, tiga kali di Puskes semuanya di PTPN VII.\r\n”Kemudian empat kali rumah Muin dan Pras, terakhir membobol btangkas milik Kantor BNN, aksi kejahatan yang dilakukan tersangka Juni Sugiarto sudah sejak Mei 2016,” ungka dia.\r\nNantinya, kata dia, tersangka akan dijerat dengan pasal 363 KUHP,\r\nIa mengatakan, modus dari kejahatan tersangka mengintai rumah korban dalam keadaan kosong, saat itulah pelaku melakulan aksi pencurian dan pembobolan.\r\n”Tersangka melakukan aksinya dengan merusak pintu dalam keadaan terkunci menggunakan alat -alat bangunan. Ada sejumlah barang bukti (BB) yang digunakan untuk melakukan pembobolan  rumah dan kantor sudah diamankan seperti beberapa linggis, tang besar, gerinda, pukul besi dan beberapa lainnya,” kata dia.\r\nPenangkapan tersangka dilakukan saat meminta uang tebusan kepada  salah seorang korban senilai Rp29 juta namun setelah melakukan penawaran disepakati dengan tebusan Rp10 juta melalui via telepon Sabtu (22/10) sekitar pukul 19.00 WIB.\r\n”Kemudian korban langsung menghubungi polisi dan melakukan pertemuan dilokasi yang telah dijanjikan di Talang Kecepol Kecamatan Pagaralam Selatan tidak jauh dari pos Retribusi wisata Gunung Dempo,” ungkap dia.\r\nDia mengatakan, setelah menunggu beberapa waktu, akhirnya terangka muncul dengan mengendarai sepeda motor dan langsung kita ringkus,” tambah Subra.\r\nAda juga BB milik korban, kata Subra, seperti 4 buah BPKB motor dan truk, 6 buku tabungan, dua unit laptop, dan uang tunai Rp1 juta.\r\n”Ditambah seperangkat game box, alat kesehatan, pakaian, sepatu, helm, teropong, dan beberapa pak rokok. kasus ini masih kita kembangkan lebih lanjut, dari pengakuan tersangka, dari tujuh TKP pencurian dan pembobolan yang dilakukannya seorang diri, dengan alasan terlilit hutang,” ujar dia.\r\nSementara tersangka Judi Sugiarto mengatakan, aksi nekat ini dilakukan karena terlilit hutang akibat judi Rp30 juta.\r\n”Tidak ada uang untuk membayar hutang karena kalah judi aku nekat mencuri di Kantor BNN dapat uang Rp5 juta dalam brangkas, dan barang hasol curian belum sempat dijual, sebab aku mintak seluruh barang itu ditebusi bapak Abdi dan Lamster  pegawai PTPN VII sebesar Rp10 juta,” kata dia. (vrn).

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

3 + 4 =

Berita Populer

Terbaru