Narasumber program Jaksa Menyapa dari Kejari Muba

Program Jaksa Menyapa Kejari Muba : Jangan Main-Main Dalam Penggunaan Dana Covid-19

MUBA, beritakite.com – Guna mensosialisasikan tugas dan fungsi Kejaksaan dalam penanganan wabah Covid-19, Kejaksaan Negeri Musi Banyuasin (Kejari Muba) melaksanakan program Jaksa Menyapa, Kamis (2/4/2020). Kegiatan yang merupakan program kerjasama antara Kejari Muba dan Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang tersebut dilaksankan dengan menggunakan aplikasi zoom.

Acara dialog interaktif tersebut dipandu penyiar RRI Palembang Haris Ansor dengan narasumber Kasi Intelijen Kejari Muba Abu Nawas, SH., Kasi Pidsus Kejari Muba Arie Apriansyah, SH., MH., Jeri Kurniawan, SH., Kasubsi ekmon dan PPS, dan Ade Rachmad Hidayat, SH., jaksa fungsional bidang intelijen Kejari Muba.

Dalam dialog interaktif program Jaksa Menyapa tersebut mengambil tema Peran Kejaksaan dalam pengamanan/ pendampingan anggaran Covid-19 dan pengawasan dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Muba itu para narasumber menyampaikan bahwa Kejari Muba telah melaksanakan bermacam hal di masa Pandemi Covid-19 diantaranya telah berkoordinasi dengan Pemkab Muba dengan cara mengawal refocusing anggaran.

Adapun refocusing anggaran Pemkab Muba dalam penangan Covid-19 adalah sebagai berikut :
1. Dinas Kesehatan kab. Muba dengan total anggaran Rp. 41.947.354.584.,-
2. Dinas Sosial Rp. 55.256.400.000.
3. Dinas PMD Kab. Muba Rp. 74.942.707.475..

Dialog interaktif Program Jaksa Menyapa kerjasama Kejari Muba dan RRI Palembang yang dilaksanakan menggunakan aplikasi zoom

 

Selain itu dalam kegiatan tersebut para narasumber juga mensosialisasikan Surat Jamintel no B – 563/D/Dpp/04/2020 Perihal pola koordinasi Bidang Intelijen dan Datun Dalam pengamanan/ pendampingan refocusing anggaran covid 19. Surat Edaran Jaksa Agung No. 7 tahun 2020 tentang Juknis pelaksanaan Kegiatan pengamanan pembangunan strategis. Surat Jamintel No. B – 751/D/ Dip.4/07/2020 tanggal 1 juli 2020 Perihal Koordinasi pelaksanaan tugas terkait pengamanan pemerintah pada masa penanganan Covid 19 dan pemulihan ekomoni nasional.

Kasi Intel Kejari Muba Abu Nawas, SH saat dihubungi wartawan beritakite.com menyampaikan harapannya agar seluruh dinas/ instansi dan kepala desa yang ada di Kabupaten Muba untuk tidak bermain-main dalam penggunaan dana penanganan Covid-19.

“Jangan main-main dengan penggunaan dana Covid-19 ini, karena bukan saatnya mencari keuntungan disaat keadaan yang sangat memperihatinkan ini,” tegas Abu Nawas.

Abu Nawas juga meminta agar anggaran yang dikelola OPD dan Dana Desa agar digunakan tepat sasaran, tepat guna dan sesuai dengan peruntukannya, serta mewarning seluruh dinas instansi maupun kades untuk bersama-sama besatu padu membantu gugus tugas agar selalu aktif dalam pencegahan Covid-19.

“Kami akan mengawasi dan memantau seluruh penggunaan dana negara tersebut,” sambungnya.

Selain itu Abu Nawas, SH juga kepada segenap masyarakat Muba untuk tetap mematuhi himbauan protokol kesehatan yang disampaikan pemerintah agar Kabupaten Muba segera keluar dari wabah Covid-19.

“Harapan kita khususnya Kabupaten Muba dan Provinsi Sumsel umumnya agar segera keluar dari wabah Covid-19 ini,” pungkas Abu Nawas, SH. (RED)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

seven + 10 =