Ratusan Anak Di Desa Ini Tak Bisa Berangkat Kesekolah

Baturaja, beritakite.com – Hujan deras yang mengguyur di sebagian wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu pada Sabtu (25/8) dinihari mengakibatkan putusnya akses jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Bandar Agung Kecamatan Lubuk Batang dengan wilayah sekitarnya.

Putusnya jalan tersebut menyebabkan ratusan anak-anak dari Desa Bandar Agung Kecamatan Lubuk Batang tidak dapat bersekolah karena jalan tersebut merupakan satu-satunya akses jalan yang menghubungkan Desa Bandar Agung dengan wilayah lain.

Anak-anak Desa Bandar Agung tidak bisa berangkat ke sekolah

Kepala Desa Bandar Agung Sailan, SP saat di temui wartawan di lokasi jalan longsor tersebut menjelaskan

“Jalan kabupaten yang merupakan satu-satunya akses terdekat masyarakat Desa Bandar Agung menuju desa Gunung Meraksa dan ke Kabupaten putus total disebabkan diguyur hujan tadi malam, akibatnya ratusan anak-anak sekolah tidak bisa berangkat ke sekolah” jelas Sailan

Menurutnya kejadian longsornya jalan tersebut terjadi sekitar pukul 07.00 WIB Sabtu (25/8).

“Yang longsor itu gorong-gorong yang ada di bawah badan jalan, sejak dibangun tahun 1978 gorong-gorong yang ada ini belum pernah ada rehab, 3 bulan yang lalu juga pernah longsor dan telah kami timbun, karena hujan deras tadi malam jalan tersebut longsor lagi” sambungnya.

Gorong-gorong di jalan tersebut sebenarnya tengah dalam tahap pembangunan yang dianggarkan melalui APBD Kab. OKU. namun karena hujan yang sangat deras, sehingga luapan air tidak tertahan lagi dan menjebol sisa gorong-gorong dan badan jalan yang selama ini masih bisa digunakan masyarakat untuk beraktifitas.

“Alhamdulillah sebenarnya sedang dibangun setelah kita usulkan ke Pemkab OKU, semoga segera selesai pembangunannya, karena jalan ini urat nadi aktifitas warga kami” harap Kepala Desa Bandar Agung didampingi Kepala Desa Gunung Meraksa Dahlan.

Selanjutnya masyarakat akan bergitong royong membuat jalan darurat agar aktifitas mereka tidak terhambat.

“Untuk sementara akan kita buat jalan darurat mengunakan pohon kelapa, karena jika tidak di buat jalan darurat segala aktifitas warga desa kami akan terhambat, anak sekolah dan perekonomian ikut terhambat” pungkas Sailan.

Pantauan beritakite.com akses jalan menuju Desa Bandar Agung memang sangat memprihatinkan jalan menuju desa tersebut sejauh lebih kurang 3 KM dari Jalan Lintas Baturaja- Palembang nampak mengalami kerusakan cukup parah, lubang menganga hampir di sepanjang ruas jalan tersebut. (bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

2 × 5 =

Berita Populer