Demo warga menolak larangan penambangan minyak

Ribuan Warga Demo Pemkab Dan DPRD Muba, Tolak Larangan Penambangan Minyak

MUBA, beritakite.com – Ribuan masyarakat yang berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Musi Banyuasin menggelar aksi unjuk rasa besar-besaran di depan Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba dan DPRD Muba, Selasa (17/9/2019).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk kekecewaan masyarakat yang umumnya bekerja sebagai penambang dan pengelola minyak terhadap Maklumat Bersama Bupati, Kapolres dan Dandim terkait larangan penambangan dan pengelolaan minyak ilegal.

Dari pantauam di lapangan masyarakat mulai berdatangan di titik kumpul yang telah disepakati yakni di depan Masjid Jami’ An Nur sejak pagi hari. Warga datang mulai dari menaiki motor, mobil, hingga mobil truk. Selanjutnya, ribuan orang tersebut long march menuju Kantor Bupati.

Sembari berjalan, spanduk berisikan protes terhadap larangan pengelolaan sumur minyak pun dibentangkan. Bukan hanya itu, masyarakat juga bergantian berorasi. “Kito hanya cari makan pak, kalau ditutup makan apo kito,” ujar salah satu pengujuk rasa yang namanya enggan disebutkan.

Pengunjuk rasa berjalan kaki menuju Pemkab dan DPRD Muba

Jika hendak melarang bahkan melakukan penutupan, sambung dia, harusnya Pemerintah, baik itu Pemkab Muba, Pemprov Sumsel, hingga Pemerintah Pusat memiliki solusi terlebij dahulu atas nasib ribuan orang yang menggatungkan penghidupan pada pertambangan minyak, terutama yang ilegal.

“Ini tidak ado solusinyo, mau ditutup. Terus kami kemano, kami idak caro kayo, cuman cari makan untuk keluargo. Cari duet untuk sekolah anak, biar besak dak jadi cak kami ini,” terang dia.

Sementara, Koordinasi Aksi, Hendy Sofyan, mengatakan, aksi yang digelar warga ini semata-mana menolak Maklumat Bersama yang dikeluarkan Bupati, Kapolres dan Dandim tentang larangan penambangan dan pengelolaan minyak secara ilegal.

“Kami menolak tegas Maklumat Bersama Bupati, Kapolres, dan Dandim yang baru dikeluarkan beberapa pekan terakhir. Kami minta dilegalkan atau ada solusi lain untuk masyarakat yang selama ini mencari nafkah disana,” kata dia.

Usai melakukan orasi, para pengunjuk rasa ini ditemui langsung Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin yang didampingi Kapolres Muba AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dan Dandim 0401 Muba Letkol Arm Muh Syafudin KZ. (RIM)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

5 × 5 =

Berita Populer