Seminar Jurnalistik : Wartawan Ternyata Profesi Mulya

Ratusan peserta seminar jurnalistik antusias mengikuti materi jurnalis dan penyerahan piagam dengan pemateri

Ratusan peserta seminar jurnalistik antusias mengikuti materi jurnalis dan penyerahan piagam dengan pemateri

\r\n\r\nHB, LAHAT – Seminar jurnalistik yang diadakan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Sekolah Tinggi Ekonomi, dan Besnis Kota Pagaralam, (STEBIS) cukup mendapat perhatian ratusan guru, siswa, pelajar dan mahasiswa di empat Kecamatan wilayah Jarai sekitarnya.\r\nImage dikalangan dunia pendidikan wartawan merupakan profesi menyeramkan dan terkesan ganas, namun setelah mereka mendalami dunia jurnalis justru mereka menganggap pekerjaan wartawan profesi mulya.\r\nPenelusuran beritakite.com, waktu yang disediakan panitia satu jam justru terpaksa panitia nambah hingga 2  jam karena peserta meminta penambahan waktu.\r\nMengingat peserta yang ingin menggali dan tahu tentang dunia jusnalistik cukup tinggi, dan bahkan disisi tanya jawab hampir sebagian besar ingin menyampaikan pertanyaan.\r\nPenitia hanya satu sesion dibuka pertanyaan puluhan peserta sudah meminta untuk bertanya, bahkan ada peserta yang langsung menyerobot microfon.\r\nKemudian meskipun waktu 2 sudah ditambah panitia, peserta masih belum mau beranjak dari tempat duduknya dan bahkan ada yang masih bertanya.\r\n”Kami tidak tau jika wartawan itu ternyata santun, bersahabat dan punya wawasan luas. Karena kami sering didatangi wartawan untuk menanyakan kasua dan menggeledah kantor,” Lena seorang guru peserta seminar.\r\nJarang sekali, kata dia, wartawan datang ingin meminta informasi membangun, tapi yang ditanya masalah dana BOS atau keuangan sekolah.\r\n”Setiap wartaaan ke sekolah, selalu menakut-nakuti kepala sekolah dan guru. Makanya kami menganggap wartawan itu menakutkan,” ujar dia lagi.\r\n\r\n”Seminar jurnalistik ini hanya dua materi yang kita agendakan yaitu tehnik penulisan karya ilmiyah pemateri Drs H Rahaman dan Kupas tuntas jurnalistik Ketua PWI Kota Pagaralam, Asnadi M Aridi,” kata Ketua Panitia Revaldo Putra Wansah didampingi Ktus BEM STEBIS Nasdar Dinata dan Hengky.\r\nIa mengatakan, cukup tinggi animo peserta yang mengikuti seminar khususnya para guru, kepala sekolah dan pelajar.\r\n”Kita ingin membuka mata peserta khususnya guru untuk mengetahui wartawan yang profesional itu seperti apa dan kerjanya bagaimana. Selama ini ada image jika wartawan itu identik dengan pemerasan dan intimidasi kasus,” kata dia.\r\nNamun, kata dia, setelah dikupas dan tuntas disampaikan pemateri membuat peserta merasa tertarik dan sangat menyenangi dunia jurnalistik.\r\n”Kita berhatap akan ada tindaklajutnya setelah seminar ini kita lakukan,” kata dia.\r\nSementara itu Ketua STEBIS Kota Pagaralam Kisdianto MHI mengatakan, memang cukup tinggi animo peserta dan peran aktif masyarakat khususnya guru dan pelajar, untuk mengikuti acara ini.\r\n”Melalui seminar jurnalistik ini baru terbuka wawasan para guru khususnya di daerah terpencil, jika dunia watawan tidak seseram yang mereka bayangkan,” ungkap dia.\r\nDia berhatap, agar kegitan ini dapat mrndukung kemajuan dunia pendidikan dan pengembangan kemajuan daerah. (vrn)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

5 × two =

Berita Populer