Guru Kabupaten Lahat Menanyakan Tunjangan Sertifikasi 2016

Lahat – Tunjangan sertifikasi guru 2016 yang belum kunjung cair menjadi problematika sendiri bagi guru-guru di Kabupaten Lahat. Puji salah satu guru SMP (Sekolah Menengah Pertama) di Kabupaten Lahat menyampaikan via telfon bahwa belum menerima tunjangan sertifikasi itu untuk periode keempat yaitu bulan Oktober sampai dengan Desember 2016. “Kita belum menerimanya. Biasanya akhir bulan ketiga itu sudah cair,” jelasnya.

Repiandi MPd Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) ketika ditemui di sekretariatnya mengatakan bahwa ia berharap pemerintah memberikan penjelasan atas keterlambatan ini. ” Kami sudah berusaha menghubungi kementrian untuk  mengkonfirmasi langsung mendikbud. Karena hal ini secara tidak langsung dapat mempengaruhi kinerja guru dan tentunya akan berdampak kepada siswa,” ujarnya.

Seperti yang diketahui sertifikasi guru adalah upaya pemerintah dalam rangka peningkatan mutu dan uji kompetensi tenaga pendidik dalam mekanisme teknis yang telah diatur oleh pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat, yang bekerjasama dengan instansi pendidikan tinggi yang kompeteen, yang diakhiri dengan pemberian sertifikat pendidik kepada guru yang telah dinyatakan memenuhi standar profesional.

Hal ini bertujuan untuk mencipatakan sistem pendidikan yang berkualitas dengan guru yang berkualitas. Untuk menjadi guru yang tersitifikasi, maka guru harus memenuhi banyak persyaratan dan kompetensi. Dengan demikian, hak guru atas kompetensinya juga harus dipenuhi untuk tetap terjaganya kualitas pendidikan bagi peserta didik. (Yanuar)

 

 

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

11 + twenty =

Berita Populer

Berita Sumsel

iklan kpu