Tim BPOM Palembang saat melakukan uji lab sampel makanan dan minuman kantin SMPN 1 Model Babat Toman

Sidak Kantin SMPN 1 Model Babat Toman, BPOM Palembang Tak Temukan Makanan Dan Minuman Berbahaya

MUBA, beritakite.com – Balai Besar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palembang didampingi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), pada Kamis (01/08/2019) melaksanakan inspeksi  mendadak  (Sidak) kantin sekolah di SMP Negeri 1 Model Babat Toman.

Mengawali kegiatan tersebut, tim dari BPOM Palembang menyasar kantin SMP Negeri 1 Model Babat Toman.  Dalam pemeriksaan uji lab tidak ditemukan makanan dan minuman mengandung bahan berbahaya.

Dalam sidak tersebut, petugas sempat mengambil beberapa sampel makanan dan minuman (mamin) dari kantin. Sesuai hasil uji sampel mamin tersebut, semuanya dipastikan tidak ada mengandung bahan berbahaya, seperti formalin, boraks dan lain-lain.

Tim BPOM Palembang melakukan sosialisasi dampak makanan berbahaya kepada guru dan siswa SMPN 1 Model Babat Toman

Menurut Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen Balai Besar POM Palembang Gustini,  SKM., pembinaan mengenai kebersihan lingkungan maupun penyajian makanan di kantin, harus terus digencarkan. Dia yakin melalui edukasi atau pembinaan, pemilik kantin akan semakin berbenah. Seperti sebelumnya, tidak jarang ditemukan pemilik kantin yang menyajikan jajanan dengan menggunakan alas dari koran. Namun dalam sidak tidak ada ditemukan hal tersebut.

“Kami berharap, nanti semua kantin di sekolah-sekolah, bisa memenuhi standar kantin sehat. Untuk itu, kami tetap lakukan pengawasan, dan memberikan pembinaan,” ujar Gustini.

Sementara itu Kepala SMP Negeri 1 Model Babat Toman Sudirman, S.Pd., M.Si., mengatakan “Saya juga mengucapkan terimakasih kepada pemilik kantin, karena sudah menjual makanan yang sehat kepada siswa-siswa kita ini. Alhamdulillah hasil pemeriksaan dari BPOM tidak ditemukan makanan yang mengandung formalin, borak,zat pewarna dan zat kimia lainnya pada kantin SMPN 1 Model Babat Toman. Untuk itu, mari kita wujudkan kantin sekolah sehat untuk Indonesia sehat” ungkapnya.

Untuk diketahui, selain memberikan pembinaan kepada pemilik kantin, kegiatan Sidak BPOM Palembang itu juga diisi kegiatan  sosialisasi kepada anak-anak maupun guru, tentang dampak dan cara mengenal makanan dan minuman yang mengandung bahan berbahaya. (RIM)

 

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

eight + twelve =