Kasi Kurikulum dan Penilaian Pembinaan SMP Kab. Muba Nazarul Hasan, M.Pd., memberikan sambutan dalam program LSp di SMPN 1 Model Babat Toman

SMPN 1 Model Babat Toman Gelar Kegiatan Diseminasi dan Seminar Pembelajaran

MUBA, beritakite.com – Memasuki tahun ke 2 Program Lighthouse School Program (LSP), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) dan Putera Sampoerna FoundationSchool Development Outreach (PSF-SDO) melaksanakan akselerasi program LSP di SMP Negeri 1 Model Babat Toman pada Kamis (29/08/2019).

Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, SMP Negeri 1 Model Babat Toman sebagai  pelaksana program LSP telah mampu melakukan serangkaian kegiatan diseminasi untuk berbagi hal yang telah depalajari selama tahun ke 1 Program LSP.

Kegiatan Diseminasi dan Seminar Pembelajaran di SMPN 1 Model Babat Toman

Dalam kegiatan akselerasi  Lighthouse School Program kali ini dilaksanakan 2 kegiatan yakni program desiminasi dan seminar untuk orang tua/ wali murid SMP Negeri 1 Model Babat Toman.

Kegiatan diseminasi  dilaksanakan diruang kelas IX.1, IX.2, IX.3 dan VII.1 SMP Negeri 1 Model Babat Toman dengan peserta berjumlah 120  yang terdiri dari guru dan kepala sekolah.

Sedangkan kegiatan seminar untuk orang tua siswa  dengan tema Menjadi Sahabat Anak Digital dilaksanakan di Anjungan Seni SMP N 1 Model Babat Toman dan dihadiri oleh 300 orang wali murid dengan Motivator Agus Sampurno dari LSP.

Terkait kegiatan tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Musi Banyasin Musni Wijaya S.Sos,M.Si melalui Kasi Kurikulum dan Penilaian Pembinaan SMP Nazarul Hasan, M.Pd., saat diwawancara beritakite.com menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan itu.

“Terimakasih atas partisipasinya  orang tua siswa yang begitu antusias baik dalam kegiatan seminar menjadi anak sahabat digital dengan Motivator pak Agus Sampurno dari LSP dan Guru dalam Diseminasi antusias luar biasa,” kata Nazarul Hasan.

Disamping itu Nazarul menjelaskan bahwa kegiatan ini terbagai menjadi dua sesi tersebut merupakan langkah besar pihak sekolah dalam membangun komunikasi dengan orang tua siswa.

“Yang saya sasikan tadi merupakan langkah sekolah untuk mememanggil orang tua membuat komitmen bersama,  agar anaknya bisa dididik bersama, kalau bisa selain  seminar  ada juga pertemuan-pertemuan dengan orang tua bisa dalam bentuk kulminasi bisa juga dalam bentuk pertemuan awal tahun untuk membuat komitmen bersama untuk kesuksesan anak yang pertama,” tambah Nazarul.

Dilihat dari sisi peserta menurur Nazarul dirinya melihat antusias antusis yang luar biasa dan pembicaranya dari Sampoerna  Foundation cukup bagus.

“Seharusnya idealnya sekolah di Kabupaten Musi Banyuasin paling tidak melakukan satu kali dalam satu tahun acara seperti ini, ini merupakan stimulus  bagi kita semuanya bagi Kabupaten Musi Banyuasin untuk melaksanakan acara ini secara kontinyu,” sambungnya.

Kemudian dalam kegiatan desiminasi disampaikan profil-profil sekolah  atau pembelajaran efektif  yang sudah diterima oleh  SMP Negeri 1 Babat Toman  yang sudah memasuki tahun ketiga sebagai binaan sampoerna foundation  kepada guru-guru  sekolah dilikngkungan Kecamatan Babat Toman dan sekitarnya seperti Kecamatan Lawang Wetan, Plakat Tinggi, Sanga Desa dan Batang Hari Leko.

“Ini sangat bagus sekali karena dua tahun yang sudah diterima pada tahun terakhir ini, ini  harus dideminasikan  harapannya sekolah dipanggil kesini  akan  menerapkan paling tidak untuk dirinya sendiri lebih bagus lagi kalau diterapkan untuk  dilingkungan sekolahnya,” pungkas Nazarul. (rim)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

19 + seventeen =