SMPN 4 Air Sugihan Wajibkan Siswa Ikuti Ekskul Pramuka

Air Sugihan, Pramuka dan pendidikan karakter merupakan satu kesatuan yang melekat. Di sini siswa diuji kemandirian, keuletan, ketangguhan dan kemapanan karakternya. Sebab karakter mengacu kepada kualitas positif yang secara konstan dimiliki seorang individu.

Dengan demikian ekstrakurikuler Pramuka salah satu tujuannya pembentukan karakter menjadi nyata. Siswa akan semakin tahu jati dirinya, bersosialisasi, dan berempati kepada sesamanya, serta mengimplementasikan Trisatya dan Dasa Dharma Pramuka yang sesungguhnya. Maka Pramuka yang identik dengan kegiatan lapangan wajib dijaga dan dikuatkan dalam program sekolah, tidak sekadar main-main.

Pramuka dalam kurikulum baru 2013 masuk dalam ekstrakulikuler wajib bagi siswa SD,SMP dan SMA. Menurut Kepala SMP Negeri 4 Kecamatan Air Sugihan Suwoko, S.Pd Kabupaten OKI atau yang dikenal kak woko yang sekarang menjabat Sekretaris 1 Kwarran Air Sugihan, ekstrakulikuler pramuka bagus untuk melatih kepemimpinan, kebersamaan, sosial dan kemandirian peserta didik “ kata kak woko, Selasa ( 27/3).

Kak Woko mengatakan legalitas diwajibkannya ekstrkurikuler pramuka sudah ada dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Ia berharap kurikulum ini tidak hanya menjadikan pramuka sebagai seragam sekolah tetapi memberikan nilai bermanfaat bagi pelajar.

Pendidikan kepramukaan saat ini tak lagi sekadar mengisi masa senggang para peserta didik, melainkan masuk ekstrakurikuler (ekskul) wajib pada kurikulum tahun 2013, kata Kak Woko.
“Kita bangkitkan lagi kepramukaan dalam rangka membentuk karakter generasi muda ke depan,” kata beliau.

Kak woko menjelaskan, pendidikan formal saja tidaklah cukup untuk mencetak kaum muda yang handal dan berkarakter. Sebagai pendidikan non formal Gerakan Pramuka melengkapi pendidikan informal yang diperoleh anak-anak dalam keluarga dan pendidikan formal di Sekolah.
Peranan keluarga pelaku pendidik informal yang dilakukan orang tua dalam membentuk karakter anak-anak sangatlah penting. Sementara persoalan kaum muda sering terjadi diantara rumah dan sekolah sehingga Gerakan Pramuka mempunyai peranan penting dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di kalangan kaum muda.

“Kerja sama sinergis antara lembaga pendidikan formal, non formal, dan pendidikan informal dalam keluarga sangat penting dan menjadi suatu keharusan,” ujarnya.
Kak Woko juga menambahkan banyak sekali manfaat yang diperoleh dengan mengikuti kegiatan kepramukaan diantaranya memupuk rasa kemanusiaan, nilai-nilai kejuangan, wawasan kebangsaan, rasa solidaritas, mengasah keterampilan dan hal-hal positif lainnya yang menjadi bekal bagi anggota pramuka untuk masa depannya. “Kita berharap pembinaan karakter bangsa ini bisa kita capai sesuai dengan harapan bangsa dan negara ini,” demikian ungkap Kak Suwoko. (RI)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

1 × 1 =

Berita Populer