Pertemuan warga Sukamaju dengan Perwakilan PT. Bisma Arya

Tak Ingin Lingkungan Rusak, Warga Desa Sukamaju Kompak Tolak Tambang Galian C Di Daerah Mereka

OKU, beritakite.com – Masyarakat Desa Sukamaju Kecamatan Baturaja Barat menolak penambangan galian C (batu sungai) di wilayah mereka yang akan dilakukan oleh PT. Bisma Arya. Penolakan tersebut secara tegas disampaikan warga pada saat menghadiri pertemuan antara warga dan perwakilan PT. Bisma Arya, Kamis (30/7/2020).

Pertemuan yang dilaksanakan di rumah Kepala Desa Sukamaju tersebut dihadiri oleh Camat Baturaja Barat Heryamin, Kanit Intelkam Polsek Baturaja Barat Vebby. H, Kepala Desa Sukamaju Alendra, Kepala Desa Batu Putih Medi Candra, perwakilan PT. Bisma Arya Efendi dan puluhan warga Desa Sukamaju.

“Warga menolak segala kegiatan PT. Bisma, kami sepakat untuk menjaga lingkungan kami,” ucap Arismansyah perwakilan warga Desa Sukamaju dalam pertemuan tersebut

Menurut Arismansyah PT. Bisma Arya sebelumnya pernah melakukan penambangan galian C diwilayah mereka dan kehadiran perusahaan itu tidak memberikan manfaat karena hanya meninggalkan kerusakan jalan serta selokan desa mereka.

“Kami puas di tipu, bahkan PT. Bisma meninggalkan hutang 2,5 juta pada warga yang memasak makanan untuk mereka, padahal saat itu yang memasak tengah hamil,” sambung Arismansyah.

Apa yang disampaikan Arismansyah tersebut mendapat dukungan seluruh perwakilan masyarakat yang hadir, dan mereka kompak untuk menolak penambangan galian C di daerah mereka.

Terpisah Camat Baturaja Barat saat diwawancarai awak media usai acara pertemuan yang berlangsung singkat itu menjelaskan bahwa pihaknya hanya mencoba melakukan mediasi antara warga dan pihak perusahaan dalam pertemuan tersebut.

“Kalau warga menolak seperti ini ya silahkan pihak perusahaan mengambil langkah,” ujar Heryamin.

Sementara itu Kades Sukamaju Alendra menegaskan bahwa dirinya tegak lurus mengikuti keinginan rakyat.

“Saya ikut apa yang di inginkan masyarakat,” tegasnya.

Sayangnya perwakilan perusahaan saat coba diminta tanggapannya terkait penolakan warga tersebut langsung pergi meninggalkan lokasi pertemuan, sebuah mobil minibus putih nampak langsung menjemput yang bersangkutan begitu pertemuan selesai. (bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

three × 2 =