Kajari OKU Bayu Paramesti, SH., membuka perlombaan dalam rangkaian peringatan hari anti korupsi sedunia

Tanamkan Jiwa Anti Korupsi Sejak Dini, Kejari OKU Dan Dinas Pendidikan Gelar Lomba Untuk Siswa TK-SMP

OKU, beritakite.com – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, menggelar kegiatan lomba mewarnai, puisi dan pidato dengan tema anti korupsi, kegiatan tersebut dilaksankan dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia, Selasa (10/12/2019).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di SMP Negeri 13 OKU diikuti oleh siswa/siswi taman kanak-kanak (TK) untuk lomba mewarnai, siswa/siswi sekolah dasar (SD) untuk lomba puisi dan lomba pidato diikuti oleh siswa/siswi SMP.

Nampak hadir dalam pembukaan perlombaan tersebut Kepala Kejaksaan Negeri OKU Bayu Paramesti, SH., beserta pegawai dilingkungan Kejari OKU, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU yang diwakili Kabid Pembinaan SMP M. Darojatun, SE., ME., kepala sekolah dilingkungan Dinas Pendidikan OKU, peserta lomba dan guru pendamping.

Foto bersama Kajari OKU dan staf bersama peserta lomba, guru pemdamping dan kepala sekolah

M. Darojatun, SE., ME., Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan OKU dalam sambutanya menyatakan bahwa pihaknya menyambut baik kegiatan kolaborasi antara Kejari OKU dan Dinas Pendidikan.

“Kegiatan seperti ini dapat mengenalkan sejak dini bahaya korupsi kepada anak-anak didik kita,” kata Darojatun.

Kejari OKU dan Dinas Pendidikan OKU sengaja memilih SMP Negeri 13 karena sekolah tersebut merupakan Sekolah bermutu berdasarkan penilaian dan SK dari Kementerian Pendidikan RI dan juga merupakan binaan Kejari OKU.

Dengan kegiatan tersebut Darojatun berharap agar anak-anak di OKU dapat menjadi generasi emas untuk Indonesia dan OKU khususnya.

“Kita berharap dengan kegiatan ini anak-anak didik kita dapat menjaga dirinya dan masdepannya sehingga Indonesia bebas dari korupsi,” sambungnya.

M. Darojatun, SE., ME Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan OKU saat menyampaikan sambutan mewakili Kepala Dinas Pendidikan OKU

Darojatun juga menambahkan bahwa untuk tahun 2020 Dinas Pendidikan OKU akan mulai memasukkan pendidikan anti korupsi pada mata pelajaran di SD dan SMP.

Sementara itu Kajari OKU Bayu Paramesti, SH., dalam sambutanya saat membuka kegiatan lomba tersebut menjelaskan bahwa lomba tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian peringatan hari anti korupsi sedunia yang jatuh pada tanggal 9 Desember kemarin.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini kita memperoleh generasi emas anti korupsi,” kata Kajari OKU.

Menurut Kajari peserta yang ikut dalam lomba yang dipusatkan di SMP Negeri 13 terdiri dari anak-anak TK, SD dan SMP se OKU.

Kasi Pidsus Kejari OKU saat menyerahkan hadiah lomba mewarnai

 

“Harapan kita sejak dini telah tertanam rasa dan jiwa anti korupsi pada anak-anak Kabupaten OKU,” sambung Kajari.

Kasi Pidsus Kejari OKU Alfa Rianda, SH., MH., saat menyerahkan hadiah lomba mewarnai

Pada kesempatan itu Kajari OKU juga menyampaikan bahwa pihaknya terbuka untuk memberikan penyuluhan anti korupsi ke sekolah-sekolah yang ada di OKU

“Kita mempunyai program yang bernama Jakas Masuk Sekolah, kita siap diundang untuk memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah, kami terbuka, kapan saja sekolah membutuhkan kita siap,” jelas Kajari.

Kepala SMP Negeri 13 OKU Marzuan, S.Pd., saat menyerahkan hadiah lomba puisi

Pantauan beritakite.com kegiatan perlombaan dalam rangka peringatan hari anti korupsi sedunia tersebut berjalan dengan penuh kemeriahan, anak-anak TK nampak serius mewarnai kertas warnanya didampingi guru-guru pendamping, sedangkan anak-anak SD dan SMP khusuk memperhatikan teman-temannya yang sedang membacakan puisi dan pidato.

Dalam penjurian dipilih 3 pemenang terbaik dari setiap perlombaan. Kasi Intel Kejari OKU Abu Nawas SH., saat membagikan hadiah bagi para pemenang lomba menyampaikan bahwa dirinya terharu dengan pembacaan puisi dan pidato yang dilakukan anak-anak.

“Sebenarnya memberantas korupsi merupakan tugas kita bersama, bukan hanya tugas kami penegak hukum, namun juga tugas bapak Ibu guru juga untuk memberikan pemahaman bahaya korupsi kepada anak-anak,” ujar Abu Nawas.

Kasi Intel Kejari OKU Abu Nawas, SH saat menyerahkan hadiah lomba pidato

Abu Nawas juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Diknas OKU dan SMP Negeri 13 OKU yang sudah bersama-sama melaksanakan kegiatan ini.

“Terimakasih juga untuk dewan juri yang telah bekerja keras memberikan penilaian terhadap seluruh peserta lomba,” pungkas Abu Nawas. (bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

fourteen − one =

Berita Populer