Terkait Penarikan Produk Makanan Oleh Pemkot dan BPPOM, Akbar Alfaro “Jangan Bikin Trauma Industri Kecil”

Palembang, Beritakite.com – Anggota DPRD kota Palembang H. M. Akbar Alfaro mengingatkan Pemkot agar upaya pengawasan makanan yang beredar yang dilaksanakan Pemkot Palembang bersama BPPOM pada Senin (22/9) jangan sampai membuat pelaku usaha kecil rumahan dan mandiri menjadi mati.

Hal ini diungkapkan Alfaro menyikapi sidak yang dilakukan Pemkot dan BPPOM kemarin ke sebuah Supermarket dan menarik banyak makanan tradisional buatan rakyat yang beredar dengan alasan tidak memiliki memiliki ijin dari BPPOM.

“Harusnya jangan main tarik aja, apalagi terbukti semua makanan bikinan rakyat itu tidak mengandung zat berbahaya, kasihan produsennya yang pasti rakyat kecil yang hanya mencoba bertahan hidup ditengah pandemi Covid 19 seperti sekarang ini..”, ungkap Alfaro.

Menurut Alfaro, Pemkot mestinya tidak hanya melakukan sidak dan penindakan tanpa upaya sosialisasi dan kontribusi riil terhadap industri kecil makanan rakyat.

“Kalau memang mau benar-benar, coba cek ke pasar pasar tradisional itu… Sudah berbuat apa kita untuk ikut membantu mereka ?. Lalu upaya apa yang sudah kita lakukan untuk bisa menjamin semua jenis makanan yang beredar memang memenuhi standar BPPOM ?” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, Wakil Walikota Palembang bersama jajaran BPPOM pada senin (22/9) melakukan sidak di sebuah supermarket untuk memantau produk-produk makanan yang belum memiliki ijin dari BPPOM.

Dalam sidak itu banyak ditemukan makanan jenis kerupuk dan kemplang yang beredar dan tidak memiliki izin BPPOM.

Meski tidak menemukan adanya makanan yang mengandung zat berbahaya dalam sidak itu, namun BPPOM tetap melakukan penarikan dan sanksi kepada penjual.
Hal ini dikhawatirkan dapat menimbulkan efek negatif terhadap industri kecil yang saat ini masih coba bertahan di tengah kesulitan akibat wabah Covid 19.

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

eight + fourteen =