Tersangka ASW (baju orange) saat dihadirkan dalam pres release di halaman Mapolres OKU

Tersangka Pembunuh RN Terancam Hukuman Mati

OKU, beritakite.com – ASW (19) tersangka pembunuhan sadis terhadap RN (12) siswi salah satu SMPN di Kecamatan Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) pada Jum’at ( 3/4/2020) lalu terancam hukuman mati. Hal tersebut terungkap dalam pers release yang digelar Polres OKU, Senin (6/4/2020).

“Tersangka kita kenakan Pasal 340 subsider 338 junto pasal 80 ayat 3 undang-undang dari nomer satu 2016 dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati,” Kata Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Wakapolres OKU Kompol Edy Rahmat Mulyana SIK MH didampingi Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wahyu Setyo Pranoto SH SIK saat press release yang dilaksanakan di halaman Mapolres OKU itu.

Dikatakan Wakapolres, tersangka bersahasil diamankan setelah Sat reskrim Polres OKU menerima laporan dari Polsek Semidang Aji dan masyarakat tentang adanya penemuan sesosok mayat berjenis kelamin perempuan di areal hutan dekat lapangan olahraga tak jauh dari belakang sekolah.

Selanjutnya Satreskrim dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres OKU AKP Wahyu mendatangi dan melakukan olah TKP serta memgumpulkan bukti dan saksi

“Kurang dari satu jam pelaku berhasil kita amankan,” kata Wakapolres.

Dikatakan Wakapolres, Tersangka telah mengenal korban sejak sembilan bulan yang lalu. Sehari sebelum kejadian, Pelaku menjalin komunikasi dengan korban melalui media sosial facebook bahwa akan bertemu untuk latihan disekolah tersebut.

Saat bertemu, tersangka yang telah merencanakan aksinya menyuruh korban untuk berbalik badan dan mukul korban dengan sebatang kayu.

“Kayu ini telah disiapkan korban di TKP sejak 3 hari sebelumnya, jadi tersangka ini telah merencanakan untuk melakukan aksinya,” sambung Wakapolres.

Saat korban jatuh pingsan, tersangka kemudian menyeret korban ke semak-semak yang tidak jauh dari lokasi tempat dimana tersangka dan korban bertemu.

“Tersangka kemudian memperkosa korban, tak lama kemudian korban sadar dan tersangka langsung mencekik leher korban menggunakan tangan dan dasi milik korban sampai korban meninggal, tak hanya sampai disitu, timbul hasrat tersangka dan menyetubuhi kembali korban, setelah itu tersangka menusuk-nusuk korban dengan menggunakan ranting kayu dan menutupi tubuh korban dengan daun-daun,” tuturnya

Ditanya motif tersangka tega memghabisi korban, Wakapolres mengatakan, tersangka menaruh hati atau menyukai korban sejak lama.

“Menurut pengakuan tersangka, tersangka ini menyukai korban sejak lama,” pungkas Kompol Edy Rahmat Mulyana. (bw)

Tidak Ada Komentar

Tinggalkan Balasan.

*

*

14 − eight =